RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus mengupayakan perlindungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Salah satunya melalui program pemeriksaan genetik bagi ibu dan anak tidak terdokumentasi yang dilaksanakan di Uni Emirat Arab (UEA).
Program ini bukan sekadar tes medis biasa. Ini menjadi bagian dari upaya negara memastikan status hukum, identitas dan kepastian masa depan anak-anak Indonesia yang lahir di luar negeri, tapi menghadapi kendala pencatatan.
Kegiatan ini diselenggarakan bersama Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI), Kedutaan Besar Indo¬ne¬sia (KBRI) Abu Dhabi dan Kon¬sulat Jenderal Indonesia (KJRI) Dubai. Direktur Pelindu¬ngan WNI Kemlu Heni Hamidah hadir langsung di Abu Dhabi untuk mengecek dan mengawal jalannya program.
Baca juga : Dubes Djauhari Oratmangun Peringati Hari Pancasila Di Beijing
Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk UEA Judha Nugraha me¬nga¬takan, program ini sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya di luar negeri.
“Ini bentuk kehadiran negara untuk memberikan pelindunga¬n hukum, pelindungan status kewarganegaraan dan pelindungan dokumen bagi anak-anak Indonesia yang lahir di luar pernikahan,” ujar Dubes Judha melalui Instagram @indonesiaina-budhabi, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, fasilitas pemeriksaan genetik ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan administrasi bagi para peserta program.
Baca juga : Benteng Nusantara Komit Kawal Persatuan Dan Jaga NKRI
Heni Hamidah menegaskan, program ini merupakan langkah penting dalam pelindungan anak-anak Indonesia di luar negeri. “Kami berharap pernikahan dapat dilakukan secara resmi, sehingga anak-anak mendapat pelindungan yang lebih baik,” harapnya.
Heni juga mengimbau agar WNI di luar negeri segera melakukan lapor diri ke perwakilan RI. Tujuannya, agar pelayanan dan perlindungan dapat diberikan secara optimal.
Dia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap hukum dan norma di negara setempat. “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” pesan Heni.
Baca juga : Dubes Rod Brazier Peringati ANZAC Day Di Balikpapan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.