Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Kiper Curacao, Eloy Room jadi sorotan. Dia tampil luar biasa saat membawa timnya meraih hasil imbang 0-0 melawan Ekuador pada laga Grup E Piala Dunia 2026 di Stadion Kansas City, Amerika Serikat.
Hasil tersebut menjadi poin pertama negera berpenduduk 150 ribu orang itu, sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia.
Room menjadi sosok utama di balik pencapaian bersejarah tersebut. Sejak menit-menit awal, kiper berusia 37 tahun itu berkali-kali menggagalkan peluang emas Ekuador. Salah satu penyelamatan terbaiknya terjadi saat menepis tembakan jarak dekat Enner Valencia pada dua menit pertama pertandingan.
Baca juga : Iran Tahan Belgia, Beiranvand Jadi Tembok Kokoh di Piala Dunia 2026
“Ini persis seperti yang saya impikan ketika proyek Curacao dimulai. Sebelas tahun lalu, target kami sederhana, yaitu lolos ke Piala Dunia. Saya sangat bangga karena kami memulai semuanya dari nol,” ujar Room kepada FIFA.
Menurut Room, hasil imbang melawan Ekuador menunjukkan bahwa Curacao bukan sekadar pelengkap di turnamen ini. “Setelah pertandingan melawan Jerman, kami ingin menunjukkan kepada dunia siapa kami sebenarnya. Hari ini kami memperlihatkan bahwa kami bisa bertarung dan juga mampu bermain sepak bola dengan baik. Ini lebih besar dari sekadar sepak bola,” katanya.
Room mengaku penyelamatan awal terhadap Valencia memberinya kepercayaan diri sepanjang pertandingan. Ia merasa tidak terkalahkan dan yakin tidak ada bola yang mampu melewati dirinya malam itu.
Baca juga : Brobbey-Gakpo Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026
Penampilan heroik Room mendapat pujian dari kapten Curacao, Leandro Bacuna. Menurutnya, sang kiper membuktikan kualitasnya setelah sempat mendapat sorotan akibat kebobolan banyak gol dalam beberapa laga terakhir.
Pelatih Curacao, Dick Advocaat, bahkan mengaku belum pernah melihat Room bermain sehebat itu. Sementara kiper Ekuador, Hernan Galindez, menyebut Room menjalani malam terbaik dalam hidupnya.
Usai laga, Room tak kuasa menahan air mata. Ia mempersembahkan penampilan gemilang tersebut untuk mendiang Jarzinho Pieter, rekan sesama kiper timnas Curacao yang meninggal dunia saat menjalani perjalanan bersama tim nasional ke Haiti beberapa tahun lalu.
Baca juga : Top, Jerman Tembus 32 Besar Piala Dunia 2026
“Saya merasa dia ada bersama saya malam ini. Dia selalu bersama saya, dan saya yakin dia membantu saya hari ini,” ucap Room haru.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya