BREAKING NEWS
 

Ngutil Di Supermarket, Emak-emak Umpetin Odol Dan Sabun Di Balik Abaya

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Selasa, 23 Juni 2026 07:30 WIB
Si pencuri mengeluarkan hasil curian dari balik pakaiannya. (Foto: The Sun)

RM.id  Rakyat Merdeka - Akal bulus tiga perempuan di London Timur, Inggris ini boleh dibilang kreatif meski berujung apes. Mereka ditangkap setelah ketahuan menjadikan abaya untuk menyembunyikan barang curian dari Iceland Supermarket.

Dilansir The Sun, aksi yang terjadi pada 10 April 2026 itu viral setelah rekaman CCTV beredar di media sosial.

Ketiga pelaku mengenakan abaya, pakaian longgar yang biasa dipakai sebagian perempuan muslim, untuk menyamarkan hasil jarahannya.

Baca juga : BNI Perkuat Ekosistem Keuangan Digital Al-Izhar

Satu per satu barang dagangan diselipkan ke balik jubah. Mulai dari sabun, deterjen, pasta gigi, selai cokelat, hingga daging kambing beku lenyap dari rak toko.

Namun, sepak terjang mereka sudah lama dicurigai. Pemilik supermarket mengaku aksi serupa kerap terjadi. Kali ini petugas toko memilih mengintai lewat kamera pengawas sebelum menghubungi keamanan.

Adsense

Saat diminta membuka abaya, keluarlah aneka barang layaknya pesulap mengeluarkan isi topi. Total nilai barang yang dicuri mencapai 386,10 poundsterling atau sekitar Rp 9 juta.

Baca juga : Pembangunan Huntara Di Sumbar Dikebut, Sejumlah Unit Siap Huni

Warganet pun ramai mengecam aksi tersebut. Bukan hanya karena mencuri, tetapi juga karena dianggap mencoreng citra komunitas masyarakat tertentu. “Mencuri sambil memakai pakaian muslim. Memalukan,” tulis seorang netizen.

Netizen lain mengaku belum pernah melihat orang mencuri potongan daging sebesar itu.

Kasus ini muncul di tengah melonjaknya pencurian toko di Inggris. Menurut data Partai Liberal Demokrat London, kasus pencurian toko melonjak tiga kali lipat dalam lima tahun terakhir.

Baca juga : BTN Bangun Dapur Umum Dan Salurkan Bantuan Di Pidie Jaya Aceh

Tercatat, 93.626 kasus dilaporkan ke Kepolisian Metropolitan pada 2024-2025, jauh di atas 31.008 kasus pada 2020-2021.

Pelaku sudah tertangkap, tetapi para pelaku usaha ritel menilai masalahnya belum selesai. Mereka mendesak Pemerintah bertindak lebih tegas karena wabah pencurian toko dinilai sudah di luar kendali.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Selasa, 23 Juni 2026 dengan judul "Ngutil Di Supermarket, Emak-emak Umpetin Odol Dan Sabun Di Balik Abaya"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense