BREAKING NEWS
 

Indonesia-Rusia Perkuat Kemitraan, Energi Nuklir Hingga FTA Jadi Sorotan

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Jumat, 26 Juni 2026 11:31 WIB
Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov (kanan) dan Dubes Rusia untuk ASEAN Evgeny Zagaynov di Kediaman Duta Besar Rusia, Jakarta, Rabu (24/6/2026). (Foto Larasati Dyah Utami/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov menggelar press briefing di Kediaman Duta Besar Rusia, Jakarta, Rabu (24/6/2026). Bersama Dubes Rusia untuk ASEAN Evgeny Zagaynov, Dubes Tolchenov membahas agenda bilateral Rusia dan Indonesia, serta Rusia dan ASEAN. 

Tolchenov menyoroti intensitas kunjungan dan pertemuan tingkat tinggi antara kedua negara. Sejumlah agenda penting yang telah berlangsung sejak April hingga Juni 2026. Salah satunya kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Moskow, Rusia, 13 April 2026. 

Tolchenov juga menyebut pertemuan sektor energi kedua negara. Menteri Energi Rusia Sergei Tsivilev dan Menteri ESDM RI Bahlil Lahadalia bertemu di Moskow pada 14 April 2026 di Moskow untuk membahas tindak lanjut ekspor minyak mentah dan gas dari Rusia. Di bidang legislatif, ia menyoroti kunjungan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin ke Rusia. 

“Ketua DPD RI bertemu Ketua Dewan Federasi Rusia Valentina Matviyenko dan melakukan rangkaian pertemuan di Moskow serta Saint Petersburg,” ujarnya.

Baca juga : RI Berkomitmen Dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Menurut Tolchenov, hubungan ekonomi kedua negara juga terus berkembang melalui Komisi Bersama Ekonomi dan Perdagangan. Sidang ke-14 Komisi Bersama Rusia–Indonesia telah berlangsung di Kazan dan menghasilkan kemajuan penting di bidang ekonomi, industri, dan investasi. 

Salah satu kerja sama yang disorot adalah energi nuklir. Direktur Jenderal Rosatom Alexey Likhachev, kata Dubes Tolchenov, telah bertemu dengan Presiden RI dan sejumlah pejabat Indonesia untuk membahas potensi kerja sama energi nuklir.

Selanjunya, Tolcheniv juga menyinggung perkembangan Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) antara Indonesia dan Eurasian Economic Union (EAEU).

Adsense

“Parlemen Rusia telah meratifikasi perjanjian ini, dan kami berharap Indonesia juga segera menyelesaikan proses ratifikasi,” ujarnya.

Baca juga : Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama Hukum, Implementasikan MLA

Dalam bidang budaya, Tolchenov menyebut sejumlah kegiatan pertukaran masyarakat. Termasuk kunjungan kapal latih TNI Angkatan Laut (AL) Kapal Perang RI (KRI) Bima Suci ke Vladivostok, di Rusia bagian timur, serta kehadiran penulis Indonesia Eka Kurniawan di Rusia. Ia menambahkan, kerja sama budaya juga mencakup bidang media, pendidikan, hingga perfilman.

“Ini menunjukkan hubungan budaya kita juga berkembang sangat baik,” katanya.

Pada kesempatan itu, Dubes Rusia untuk ASEAN Zagaynov juga menyampaikan pandangan terkait Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia–ASEAN di Kazan pada 17-18 Juni 2026. Pada kesempatan itu, Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu RI) Sugiono hadir mewakili Presiden RI Prabowo. 

“KTT ini menandai 35 tahun hubungan Rusia–ASEAN dan menghasilkan sejumlah dokumen penting kerja sama,” kata Zagaynov.

Baca juga : PLN Indonesia Power dan DEN Perkuat Sinergi Ketahanan Energi

Ia menegaskan, hubungan Rusia-ASEAN memasuki fase penting dalam kemitraan strategis. Rusia berkomitmen untuk memperluas perdagangan dengan ASEAN. Namun kedua belah pihak memerlukan waktu untuk mencapai target perdagangan sebesar 100 miliar dolar AS (setara dengan Rp 1,797 kuadriliun). 

Sebab itu, pihaknya membuka ruang untuk berdiskusi dengan negara-negara mitra di Asia Tenggara guna menyesuaikan sistem transaksi dan ekonomi digital. 

Dubes Zagaynov menambahkan, kerja sama tidak hanya mencakup politik, tetapi juga energi, digitalisasi, konektivitas, dan budaya. Pemerintah Rusia berharap kerja sama dengan Indonesia dan ASEAN terus meningkat dalam berbagai sektor strategis di tahun-tahun mendatang.

“ASEAN dan Rusia memiliki visi yang sama dalam membangun dunia multipolar yang stabil dan saling terhubung,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense