BREAKING NEWS
 

Dubes Rusia Untuk Indonesia Sergei Tolchenov

Suguhkan Rendang Dan Ikan Cod Panggang Pada Resepsi Hari Nasional

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 1 Juli 2026 07:24 WIB
Potong Kue: Dubes Sergei Tolchenov (ketiga kanan) dan Dubes Rusia untuk ASEAN Evgeny Zagaynov (keempat kiri) potong kue bersama Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (berpeci) disaksikan para menteri RI lainnya pada acara National Day Rusia 2026 di Ballroom Hotel Raffles Jakarta, Senin (29/6/2026). (Foto Larasati Dyah Utami/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Aroma rempah dari hidangan Nusantara berpadu dengan sajian khas Rusia memenuhi Ballroom Hotel Raffles Jakarta, Senin (29/6/2026) malam. Ratusan tamu dari berbagai kalangan berkumpul merayakan National Day Rusia 2026. 

Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov dan Dubes Rusia untuk ASEAN Evgeny Zagaynov menjadi tuan rumah pada acara tahunan yang diselenggarakan Kedubes Rusia di Jakarta tersebut. 

Ruang resepsi dihiasi dominasi nuansa putih, biru dan merah, warna bendera Federasi Rusia. Di beberapa sudut juga dipasang gambar-gambar objek wisata ikonik di Negeri Beruang Merah. Hadir mewakili Pemerintah Indonesia, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sultan B. Najamuddin, serta para pejabat tinggi lainnya.

Acara ini dihadiri para dubes negara sahabat, anggota korps diplomatik, pimpinan lembaga negara, alumni perguruan tinggi Rusia, pelaku usaha, akademisi, hingga insan media.

Suasana khidmat mengawali acara ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Lagu Kebangsaan Federasi Rusia dikumandangkan. Tepuk tangan panjang mengiringi kedua lagu sebagai simbol penghormatan terhadap persahabatan yang telah terjalin selama lebih dari tujuh dekade.

Dalam sambutannya, Dubes Tolchenov menegaskan, Hari Nasional Rusia menjadi simbol persatuan rakyat Rusia. Kremlin bertekad memperkuat hubungan dengan negara-negara sahabat, termasuk Indonesia.

Baca juga : Suguhkan Kambing Panggang Kepada Tamu Dalam Resepsi National Day

“Tahun 2026 juga ditetapkan sebagai Tahun Persatuan Bangsa Federasi Rusia, yang mencerminkan kehidupan harmonis berbagai kelompok masyarakat di negara kami,” katanya. 

Dubes Tolchenov menyoroti eratnya hubungan bilateral yang memasuki usia 76 tahun. Hubungan kedua negara semakin berkembang setelah para pemimpin Indonesia dan Rusia menandatangani Deklarasi Kemitraan Strategis pada tahun 2025.

Dalam kurun satu tahun terakhir, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Prabowo Subianto telah bertemu sebanyak empat kali. Menurut Dubes Tolchenov, intensitas komunikasi tersebut mencerminkan semakin kuatnya hubungan kedua negara.

“Perdagangan bilateral terus meningkat. Dunia usaha juga menunjukkan minat besar untuk memperluas kerja sama di bidang energi, transportasi maritim, industri kimia, pertanian, teknologi informasi, farmasi, pariwisata, pendidikan dan kebudayaan,” tuturnya.

Adsense

Semangat serupa disampaikan Dubes Zagaynov. Dia menilai, tahun 2026 bertepatan dengan tonggak baru hubungan Rusia dan ASEAN. 

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia–ASEAN di Kazan baru-baru ini menghasilkan Deklarasi Kazan yang mempertegas komitmen bersama membangun tatanan dunia yang lebih adil dan multipolar.

Baca juga : Indonesia Tunjukkan Kekuatan Pangan Nasional Di SIAL Canada

Dubes Zagaynov menegaskan, Rusia berkomitmen membangun kemitraan strategis yang multidimensi dengan negara-negara Asia Tenggara. 

“Saya yakin semangat kerja sama yang saling menguntungkan dan setara akan membawa kemitraan strategis Rusia–ASEAN menuju tingkat yang lebih tinggi,” ujar Dubes Zagaynov.

Menko Airlangga menegaskan, Indonesia memandang Rusia sebagai mitra strategis yang penting dalam berbagai sektor pembangunan. Hubungan diplomatik Indonesia dan Rusia terus berkembang melalui kerja sama politik, ekonomi, perdagangan, investasi, energi, pendidikan, hingga teknologi.

Menurut Airlangga, nilai perdagangan bilateral pada 2025 telah mencapai sekitar 5 miliar dolar AS (sekitar Rp 82,5 triliun) dengan tren yang terus meningkat. Investasi Rusia di Indonesia juga menunjukkan perkembangan positif, disertai meningkatnya jumlah wisatawan Rusia dan penerbangan langsung Moskow–Denpasar.

“Indonesia tetap berkomitmen memperkuat kemitraan strategis dengan Rusia, sejalan dengan prioritas pembangunan nasional dan visi Asta Cita,” ujarnya.

Prosesi pemotongan kue oleh Dubes Rusia bersama para pejabat Indonesia menjadi penanda resmi dimulainya resepsi. Kilatan kamera fotografer mengiringi momen tersebut, disusul tepuk tangan para undangan yang memenuhi ballroom.

Baca juga : HUT ke-5 WiLAT Indonesia, Tegaskan Peran Perempuan di Tengah Krisis Global

Jamuan makan menjadi salah satu daya tarik malam itu. Kedutaan Besar Rusia menyajikan beragam pilihan kuliner yang memadukan cita rasa Indonesia dan Rusia. 

Tamu dapat menikmati aneka hidangan Nusantara seperti rendang dan ayam woku. Tersaji juga menu khas Rusia seperti Lamb Golubust, olahan daging domba dengan sentuhan rempah khas Eropa Timur, serta Herb Crusted Cod, ikan cod panggang berbalut rempah aromatik yang menjadi salah satu favorit para tamu.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense