BREAKING NEWS
 

Houthi Kembali Serang Bandara Riyadh: 1 Warga Pakistan Tewas, 11 Luka-Luka

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Senin, 12 Oktober 2026 08:30 WIB
Suasana di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pasca serangan pada Minggu (11/10/2026). (Foto: Medsos/Reuters)

RM.id  Rakyat Merdeka - Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) melaporkan, serangan kedua di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh pada Minggu (11/10/2026) siang, mengakibatkan satu warga Pakistan tewas, dan 11 lainnya luka-luka. Para korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

GACA juga mengumumkan, Bandara Internasional King Fahd di Dammam menjadi sasaran serangan pada Minggu (11/10/2026) malam, di tengah serangan berkelanjutan terhadap fasilitas penerbangan sipil di Kerajaan Arab Saudi. Penilaian kerusakan dan inspeksi keselamatan fasilitas bandara disebut sedang berlangsung.

Senin (12/10/2026), Juru Bicara Resmi Koalisi Pendukung Legitimasi di Yaman, Mayjen Turki Al-Malki mengatakan, rudal balistik yang diluncurkan milisi Houthi ke arah Khamis Mushait telah berhasil dicegat dan dihancurkan.

Baca juga : Houthi Targetkan Seluruh Bandara & Wilayah Udara Saudi, Kecuali Mekkah-Madinah

Peristiwa ini terjadi sehari setelah serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang. Korban tewas mencakup empat warga negara Saudi, dua orang dari Bangladesh, dan masing-masing satu orang dari AS, Yordania, Palestina, Suriah, Sudan, dan Mesir.

Ini merupakan serangan tunggal paling mematikan terhadap Arab Saudi, sejak perang Israel, AS, dan Iran pecah pada Februari 2026.

Sebelumnya, GACA juga melaporkan tiga orang tewas dan 36 orang terluka dalam serangan terhadap Bandara Internasional Abha dan Bandara Internasional King Khalid, Riyadh. Houthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Pernyataan Angkatan Bersenjata Yaman

Adsense

Baca juga : Serangan di Bandara Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Korban Luka Lebih Dari 300

Angkatan Bersenjata Yaman mengklaim telah melancarkan empat operasi khusus terhadap Arab Saudi, dalam 24 jam terakhir dengan menggunakan sejumlah rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat nirawak alias drone. 

Dalam pernyataan yang diposting melalui platform X pada Minggu (11/10/2026) malam waktu setempat, Juru Bicara Militer Houthi Yahya Saree membeberkan, operasi pertama menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dalam tiga tahap, sejak malam dua hari lalu. Serangan tersebut mengakibatkan terganggunya lalu lintas penerbangan di bandara dan penutupan bandara secara total.

Operasi kedua menargetkan stasiun gas Shagig milik Aramco di Wilayah Timur. Serangan tersebut disebut mengenai sasaran secara presisi dan memicu kebakaran besar di lokasi yang menjadi target.

Baca juga : 2.820 Personel Dikerahkan, Polda Metro Kawal Laga Vietnam Vs Pakistan Di GBK

Operasi ketiga menargetkan kilang minyak Aramco Tanajib di Wilayah Timur. Serangan ini diklaim mengenai sasaran secara presisi dan mengakibatkan kebakaran di fasilitas tersebut.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense