Dark/Light Mode

Riyadh Group Indonesia Kembangkan Kawasan Wisata 5.000 Hektare di Mentawai

Senin, 10 Agustus 2026 15:04 WIB
Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana dan Presiden Direktur RGI Bally Saputra menandatangani MoU pengembangan kawasan wisata 5.000 hektare di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana dan Presiden Direktur RGI Bally Saputra menandatangani MoU pengembangan kawasan wisata 5.000 hektare di Jakarta, Senin (10/8/2026).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menggandeng Riyadh Group Indonesia (RGI) untuk mengembangkan kawasan pariwisata terpadu seluas sekitar 5.000 hektare di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana dan Presiden Direktur RGI Bally Saputra Datuk Janosati di Jakarta, Senin (10/8/2026).

RGI akan bertindak sebagai master developer yang mengelola investasi, pengembangan, dan pemasaran kawasan destinasi wisata tersebut. Pengembangan kawasan akan mengusung konsep luxury eco resort dengan prinsip eco-green dan ramah lingkungan.

Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana mengatakan kawasan tersebut dirancang sebagai destinasi wisata kelas dunia dengan ekosistem pendukung yang terintegrasi.

"Kami ingin mendorong kawasan destinasi wisata ini beserta sarana-sarana pendukungnya menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berdaya saing global," ujar Rinto.

Menurutnya, kawasan tersebut tidak hanya akan mengandalkan sektor pariwisata. Sejumlah infrastruktur dan fasilitas pendukung juga akan dikembangkan untuk membentuk ekosistem kawasan yang terintegrasi.

Fasilitas tersebut antara lain pembangkit listrik berbasis energi baru dan terbarukan (EBT), seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), beserta jaringan listriknya.

Baca juga : Penginapan Sederhana & Warung Kecil Laris Manis

Selain itu, direncanakan pembangunan pusat data (data center), jaringan komunikasi data, fasilitas pengolahan air bersih, digitalisasi sistem pendukung, pengembangan perikanan, hilirisasi budidaya laut, hingga sarana transportasi.

Sarana transportasi yang direncanakan mencakup pelabuhan, kapal fiber, dan bandar udara.

Rinto mengatakan seluruh tahapan perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan kawasan akan mengedepankan prinsip ekosistem terintegrasi. Teknologi Economic Intelligence dan kecerdasan artifisial (AI) juga akan dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan daya saing kawasan.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, lanjut Rinto, berkomitmen mendukung pengembangan kawasan melalui fasilitasi legalitas lahan, pembangunan infrastruktur jalan, serta kemudahan perizinan sesuai kewenangan pemerintah daerah.

"Perizinan tentu menjadi domain pemerintah daerah. Sedangkan terkait lahan, kami sudah melakukan persiapan dan prapersiapan untuk pembebasan lahan kawasan seluas 5.000 hektare tersebut," jelasnya.

Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Rinto mengatakan pemerintah daerah juga mulai melakukan pendekatan kepada masyarakat terkait rencana pengembangan kawasan wisata tersebut.

Menurutnya, investasi pariwisata kelas dunia di Mentawai dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Karena itu, tenaga kerja lokal akan diprioritaskan sesuai kebutuhan investor.

Baca juga : Selama Ramadhan, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Kawasan Wisata

Pemerintah daerah juga akan mendorong pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang pariwisata.

Mentawai sendiri dikenal memiliki sejumlah lokasi selancar dengan ombak yang menjadi daya tarik wisatawan mancanegara.

Rinto mengatakan pengembangan pariwisata Mentawai akan mengusung branding "Surf and Soul" yang menggabungkan kekuatan wisata selancar dengan kekayaan budaya masyarakat Mentawai.

"Selain ombak yang paling bagus dan menantang, kami juga memiliki budaya unik yang dinamakan Sikerei, yakni salah satu ritual adat Mentawai. Karena itu, branding pariwisata yang kami usung adalah Surf and Soul (Berselancar dan Jiwa)," ujarnya.

Konsep Ecogreen Resort

Presiden Direktur RGI Bally Saputra mengatakan pihaknya sebagai master developer akan melakukan pembelian, penyewaan, dan kerja sama pemanfaatan lahan untuk pengembangan kawasan seluas sekitar 5.000 hektare tersebut.

RGI juga akan membantu pengurusan perizinan yang diperlukan investor untuk mengembangkan bisnis di dalam kawasan.

"Kami telah membuat semua perencanaan kawasan (master plan) yang dibutuhkan untuk pengembangan kawasan, baik darat maupun lautnya," kata Bally.

Baca juga : Brantas Abipraya Bangun Kampung Seni, Percantik Kawasan Wisata Borobudur

Ia menjelaskan pengembangan kawasan akan memperhatikan ekosistem ekonomi dan pemberdayaan sosial masyarakat sekitar.

Konsep ecogreen resort juga akan mengintegrasikan ketahanan pangan kawasan. Sistem tersebut dirancang menyerupai food estate dalam skala kawasan resor sehingga sebagian kebutuhan logistik dapat dipenuhi secara mandiri.

"Termasuk penerapan sistem meritokrasi dalam penyerapan tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi dan sertifikasi untuk operasional kawasan sesuai komitmen Bapak Bupati," tegas Bally.

Pengembangan kawasan tersebut diharapkan menarik investor dari berbagai negara, antara lain Eropa, Timur Tengah, Tiongkok, Korea, Jepang, serta investor domestik.

RGI juga berencana mendorong kerja sama Sister City antara Mentawai, Miami, dan Hawaii atau M2H. Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat posisi Mentawai sebagai salah satu pusat pariwisata dan olahraga selancar dunia.

Rinto mengatakan pengembangan sektor pariwisata diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat. Meningkatnya kunjungan wisatawan akan menciptakan permintaan terhadap akomodasi, kuliner, transportasi, hingga produk kerajinan lokal.

Dengan konsep Surf and Soul yang menggabungkan wisata selancar dan kekayaan budaya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai berharap kawasan tersebut dapat menjadi destinasi wisata internasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.