Sebelumnya
Pada 2015, John McAfee pernah menyatakan akan maju dalam bursa presiden Amerika Serikat setelah dirinya mendirikan Partai Cyber. Namun, dirinya menyatakan masuk ke Partai Libertarian. Setelah bertarung dengan dua kandidat lain, dirinya menempati posisi ketiga dari Partai Libertarian.
Di tahun 2020, ia menyatakan akan kembali bertarung dengan mengusung penggunaan mata uang kripto, tetapi sekali lagi dirinya tidak masuk dalam nominasi.
Pada 2018, McAfee mengaku telah memiliki 47 anak dan tinggal di Belize selama beberapa tahun. Dirinya juga sempat menghilang selama satu bulan dan kemudian ditemukan polisi sedang tidur bersama seorang gadis 17 tahun dan memiliki gudang senjata di rumahnya.
Dikutip dari AFP, sebelumnya McAfee juga menjadi guru mata uang kripto dan mengklaim dapat menghasilkan uang 2.000 dolar AS (Rp 28,8 juta) sehari. McAfee baru terang-terangan memasang tarif 105.000 dolar AS untuk setiap tweet berisi promosi cryptocurrency yang diunggahnya pada April 2018.
Baca juga : Bos Perusahaan RI Di Ethiopia Meninggal, Dubes Al Busyra Pimpin Doa Bersama
Ia diduga menerima pendapatan 23 juta dolar AS (sekitar Rp 338 miliar) dalam bentuk mata uang Bitcon dan Ether untuk promosi yang dilakukan dari Desember 2017 hingga Januari 2018.
Selain Itu, ia dituding melakukan penggelapan pajak selama 8 tahun hingga kasus penipuan mata uang kripto yang nilainya lebih dari Rp186,8 miliar.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.