Sebelumnya
Sedangkan Eva Bachtiar, Co-Founder Garda Pangan, menjelaskan tentang upaya menanggulangi kelaparan, yang merupakan tujuan SDGs No. 2. Dalam hal ini, ungkap Eva, pihaknya mengadakan food bank-nya.
Selain memberikan makanan berlebih kepada yang memerlukan agar tidak menjadi food waste, Garda Pangan juga memberikan edukasi akan bahaya food waste bagi lingkungan kepada masyakarat.
Baca juga : Sumpah Pemuda, Bluebird Serahkan Apresiasi Kepada Pahlawan Kemanusiaan
Pemateri lainnya, Gigih Septianto, Co-Founder dan CEO WeCare.id, mengemukakan tentang kelayakan untuk hidup yang juga tidak terlepas dari kesehatan. Hal ini diwujudkan oleh WeCare.id, di mana start up-nya membantu mengumpulkan dana dari masyarakat sehingga masyarakat dapat turut langsung berperan serta membantu sesama.
Sesi diakhiri paparan Ketua Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Prof Bramantyo Djohanputro. Menurutnya, ke depannya semakin banyak pemuda akan menggunakan sociopreneurship untuk menghadapi tantangan sosial dan lingkungan. Kegiatan sociopreneurship juga akan berjalan dengan lebih baik jika mendapatkan dukungan dari Pemerintah.
Baca juga : Hari Sumpah Pemuda, Gibran Apresiasi Donor Darah Persis Solo
Webinar yang juga dapat disaksikan ulang di akun YouTube KBRI Phnom Penh ini diikuti dengan antusias oleh dari para peserta, baik yang hadir di tempat dan yang hadir secara daring.
Selain diskusi, webinar juga dimeriahkan oleh Pusat Budaya Indonesia (Pusbudi) Nusantara KBRI Phnom Penh yang membawakan Tari Zapin dari Provinsi Riau. [RSM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.