BREAKING NEWS
 

Campak Di Amerika Serikat Dan Vaksinasi Kita

Jumat, 11 April 2025 10:05 WIB
Prof. Tjandra Yoga
Pemerhati Kesehatan

RM.id  Rakyat Merdeka - Selain tentang berita tarif resiprokal Presiden Donald Trump dengan berbagai analisanya, maka di aspek lain sebenarnya dalam beberapa waktu terakhir ini penyakit Campak mulai berkecamuk kembali di Amerika Serikat. 

Hari Rabu 9 April 2025 lalu misalnya, Indiana Department of Health atau Kantor Dinas Kesehatan Indiana melaporkan tambahan lima kasus campak, hanya kurang dari 48 jam sesudah segara bagian Indiana ini melaporkan kasus pertamanya, seorang yang memang tidak mendapat vaksinasi campak. 

Baca juga : Bank DKI Pastikan Data Dan Dana Nasabah Tetap Aman

Memang penularan campak cukup cepat, pakar dari Indiana University Indianapolis’ School of Public Health bahkan menyebutkan bahwa Measles is one of the most infectious organisms on the planet, campak adalah salah satu organisme yang paling menular di muka bumi ini. Satu kasus dapat menulari sampai 12-18 orang.

Adsense

Sebelum di Indiana maka pada hari Selasa 8 April 2025 maka negara bagian Texas melaporkan bahwa di West Texas bahkan sudah dilaporkan sampai  505 kasus. Disebutkan bahwa peningkatan kasus Campak di Amerika Serikat sudah bermula sejak akhir Januari 2025, antara lain di negara New Mexico, Oklahoma dan Kansas. 

Baca juga : Optimalisasi Bisnis, Askrindo Perkuat Sinergi Dan Kolaborasi Industri Asuransi

Ada tiga orang di Amerika Serikat (semuanya beum pernah divaksinasi) yang meninggal akibat penyakit yang berhubungan campak ini (measles-related illnesses) tahun ini, termasuk dua anak-anak usia murid sekolah dasar di Texas.

Kita tahu bahwa vaksinasi memegang peran utama dalam mencegah Campak. Tidak divaksin pada masa anak-anak juga belakangan punya dampak ketika dewasa, seperti tulisan dalam The Atlantic menyebutkan Unvaccinated children are becoming unvaccinated adults, who are at risk of dangerous complications. Jadi tentu kita harus waspada dan menjamin cakupan vaksinasi campak pada anak-anak di negara kita. 

Baca juga : Rapuhnya Pertahanan Ekonomi Wirata

Secara umum untuk semua jenis vaksinasi maka laman Kementerian Kesehatan kita menuliskan “Dari total 17 juta anak pada 2021-2023, dilaporkan pada 2024, lebih dari 2,8 juta anak usia 1-3 tahun tidak atau belum mendapatkan imunisasi lengkap. Anak-anak tersebut tersebar di 309 kabupaten/kota yang terdapat di 38 provinsi.” Jadi ada jutaan anak kita yang belum dapat imunisasi lengkap, walaupun saya tidak punya data yang spesifik tentang cakupan vaksinasi campak. 

Kejadian peningkatan kasus Campak di Amerika Serikat tentu perlu jadi perhatian kita. Negara Adi Daya seperti Amerika Serikat saja bisa terkena masalah ini. Demi masa depan Indonesia yang baik, demi menjelang harapan Indonesia Emas, maka cakupan imunisasi di negara kita harus jadi perhatian utama, harus !!!

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense