BREAKING NEWS
 

Bensin Hebat, Harga Hemat

Senin, 7 Juli 2025 12:46 WIB
Tulus Abadi
Pengamat Perlindungan Konsumen dan Kebijakan Publik

RM.id  Rakyat Merdeka - Bensin hebat, harga hemat. Itulah tagline dari suatu SPBU swasta asing ternama, di Jalan Antasari, Jakarta Selatan. Tagline tersebut terpampang dengan baliho besar, di samping pintu masuk SPBU. Tagline tersebut sangat keren, baik dari sisi psikologi konsumen (eye catching), maupun jaminan hak konsumen, atas produk BBM yang akan dibeli konsumen. 

Tagline itu mengandung dua narasi yang amat bermakna "bensin hebat" dan "harga hemat". Sudah hebat (produknya), hemat pula harganya. Jadi dari sisi hak konsumen, konsumen mendapatkan dua keuntungan, yakni produk yang bagus, andal dan berkualitas (hebat), plus harga yang kompetitif (hemat).

Baca juga : Pejabat Harus Siap Dihujat

Dari sisi normatif, tagline tersebut, bisa dimaknai juga sebagai "klaim atau janji" atas produk BBM yang dijual pelaku usaha, oleh SPBU tersebut. Artinya, pihak SPBU harus mampu menjamin dan membuktikan bahwa produk BBM yang dijualnya memang mencerminkan "kehebatannya", minimal sesuai standar yang ditetapkan oleh Pemerintah (regulator), atau bahkan standarnya harus lebih tinggi dari produk BBM SPBU lainnya. Harus mampu menunjukkan letak kehebatannya di mana?

Adsense

Dalam ranah UU tentang Perlindungan Konsumen, pihak SPBU harus mampu menunjukkan sesuai janji yang disampaikan, sebab tagline itu bisa dimaknai sebagai iklan dan promosi. Maka tagline itu harus relevan dengan iklan dan promosinya itu. Juga klaim atau janji "hemat harganya", harus terukur dengan dibuktikan harga produk BBM tersebut, atau bahkan dengan harga BBM dari SPBU lainnya. Jika kedua unsur dalam tagline tersebut tak bisa dibuktikan, maka sebaliknya, klaim itu bisa menjadi bumerang bagi pengelola SPBU yang bersangkutan. Sebab bisa diklaim sebagai bentuk ingkar janji, atau bahkan penipuan pada konsumen. Konsumen bisa menggugat klaim tersebut.

Baca juga : Pensiun Dari MotoGP, Espargaro Kini Jadi Biker

Dalam pada itu, tagline semacam itu akan lebih dahsyat manfaatnya jika diadopsi oleh SPBU Pertamina, yang sangat mendominasi dari sisi jumlah SPBU di seluruh Indonesia (lebih dari 3.500 SPBU). Sebab narasi publik terhadap SPBU Pertamina justru sebaliknya, misalnya, diklaim mengurangi takaran, antrian panjang, semrawut, mushola dan  toilet kurang bersih, dll. 

Menurut saya, untuk membalikkan opini publik agar lebih positif, maka SPBU Pertamina perlu tagline yang dahsyat, sedahsyat "bensin hebat, harga hemat". Dulu salah satu produk Pertamina (minyak pelumas), punya tagline yang sejatinya sangat dahsyat, yaitu "Pertamina Untung, Bangsa Untung". 

Baca juga : Liga 1, Persija Kembali Ikat Hansamu Yama

Sementara itu, tagline SPBU Pertamina yang bertajuk "Pasti Pas", terkesan basi dan kurang menggigit. Apalagi kemudian, beberapa case SPBU Pertamina yang dicokok aparat penegak hukum karena terbukti mengurangi takaran, toh memasang tagline/klaim "Pasti Pas" juga, di papan namanya. Lagi pula, ternyata tagline pasti pas, ada tingkatannya, ada yang level silver, gold, dan diamond.

Untuk SPBU Pertamina bahkan (mungkin) bukan hanya perlu tagline yang bagus, tapi harus mampu melakukan "rebranding" di mata publik. Rebranding opini sangat diperlukan agar tagline SPBU Pertamina di mata publik bukan SPBU yang mengurangi takaran dan volume. Bukan pula hanya tagline bensin hebat, harga hemat; tapi tagline yang mampu menggugah spirit nasionalisme, seperti tagline produk pelumasnya beberapa tahun yang silam: Pertamina untung, bangsa untung. Dengan catatan, rebranding itu harus paralel dengan revitalisasi infrastruktur pendukung, proses bisnis, dan aspek sumber daya manusianya. Tabik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense