Pemerhati Kesehatan
RM.id Rakyat Merdeka - Kita kini tentu mengenal masjid di berbagai tempat. Kita perlu tahu bahwa Masjid Quba (yang ada di foto saya ini) adalah masjid pertama yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW, didirikan pada tahun 1 Hijriah atau 622 Masehi di kawasan Quba, sekitar 5 km tenggara kota Madinah.
Awalnya dibangun dengan tanah liat, kini telah diperluas dan direnovasi menjadi salah satu masjid terbesar dengan kapasitas lebih dari 20.000 jemaah.
Dari satu masjid itu maka kini sudah menjadi jutaan masjid. Data TRT World tahun 2021 memperkirakan di dunia sudah ada sekitar 3,6 juta masjid.
Baca juga : Neymar Jr Masih Terbuka Gabung Timnas Brazil
Negara kita Indonesia di urutan pertama dengan sekitar 800.000 masjid di data TRT World 2021 itu. Negara lain menyusul, seperti India hampir 400.000 mesjid (dan waktu 5 tahun tinggal di sana sebagai Direktur Penyakit Menular WHO saya sholat di sebagian diantaranya), Bangladesh sekitar 350.000, Saudi Arabia dengan sekitar 300.000 masjid dan Pakistan yang punya sekitar 110.000 mesjid.
Data lain dari Geodata & Ranking Research menunjukkan angka sedikit berbeda. Indonesia tetap 800.000 masjid, India 300.000, Bangladesh 259.000, Pakistan 120.090, Mesir 100.000 dan Saudi Arabia 90.000.
Di latar belakang foto saya maka juga tampak pohon kurma. Ternyata Saudi Arabia bukanlah produsen kurma terbesar di dunia. Ada yang menyebut nya sebagai ranking dua (sesudah Mesir yang 2022 memproduksi 1,73 juta ton kurma) atau ranking tiga.
Baca juga : Perang Dan Disrupsi Obat Farmasi
Saudi Arabia setahunnya memproduksi sekitar 1,61 juta ton kurma, sebagian tentu dibeli para jamaah Haji dan jamaah Umroh dari negara kita. Negara produsen kurma besar lainnya adalah Aljazair, Iran, Irak dan juga Oman (yang saya kunjungi beberapa hari yang lalu).
Prof Tjandra Yoga Aditama
Direktur Pascasarjana Universitas YARSI.
Baca juga : Momentum Ramadan, Mardiono Bagikan Ribuan Paket Sembako Ke Masyarakat
Adjunct Professor Griffith University Dari kota Medinah, akan menuju Mekkah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.