Pemerhati Kesehatan
RM.id Rakyat Merdeka - Pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026, saya menghadiri pembukaan lapangan basket Puri Muda Indonesia di sebuah mal di Jakarta Utara. Ini merupakan lapangan kedua setelah sebelumnya hadir di Denpasar, Bali. Konsepnya memang bukan hanya lapangan basket, tetapi juga dilengkapi fasilitas wellness, spa, tempat gym, dan lain-lain.
Baca juga : Bamsoet Dorong Advokat Muda Atasi Ketimpangan Akses Keadilan
Sebagai penasihat RS Puri Medika, dalam sambutan saya sampaikan bahwa program kesehatan tidak boleh hanya difokuskan untuk mengobati yang sakit, tetapi yang utama adalah menjaga yang sehat tetap sehat. Kegiatan olahraga basket pada Sabtu pagi ini merupakan salah satu bentuk nyata penerapan prinsip tersebut.
Baca juga : Ade Jona Prasetyo, Dari Keterbatasan Menuju Akselerasi Pengusaha Muda Indonesia
Setidaknya ada enam kunci menjaga kesehatan yang terangkum dalam CERDIK, yaitu: cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok dan polusi udara, rajin beraktivitas fisik dan berolahraga (seperti yang dilakukan Sabtu pagi ini), diet bergizi seimbang, istirahat yang cukup, dan kelola stres.
Baca juga : Industri Tekstil RI Tertekan, Darmadi Bongkar Penyebabnya
Sebelum acara peresmian, ada pertandingan basket yang amat seru antara klub “Bulls” (dari Bulungan, Jakarta Selatan) dan klub “Mason” dari Bogor. Yang menarik, para pemainnya berusia 60 hingga 65 tahun dan sangat mahir memasukkan bola ke ring, bahkan dari jarak jauh sehingga memperoleh nilai tiga poin. Ini menjadi contoh bahwa para lansia harus tetap aktif berolahraga, sekaligus menjadi panutan bagi kaum muda untuk terus meningkatkan aktivitas fisiknya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.