RM.id Rakyat Merdeka - Dalam upaya mendukung orangtua mengajak bermain dan beraktivitas bersama anak, tahun ini Nestlé Lactogrow, susu pertumbuhan untuk anak usia satu tahun ke atas, meluncurkan kampanye "Main Jangan Main-Main".
Kampanye ini ditujukan untuk menginspirasi para orangtua di Indonesia untuk mendukung pertumbuhan Si Kecil agar siap aktif dan kreatif dengan bermain bersama.
"Nestlé meyakini bahwa kombinasi yang tepat antara asupan gizi dari dalam dan stimulasi dari luar berupa aktivitas bermain dapat mendorong Si Kecil dapat tumbuh optimal menjadi lebih aktif dan kreatif. Ini dapat membangun fondasi kuat bagi mereka untuk berkembang menjadi pribadi yang luar biasa," ujar Direktur Corporate Affairs & Sustainability PT Nestlé Indonesia Sufintri Rahayu dalam keterangannya, Sabtu (26/4/2025).
Sunfibtri menambahkan, dalam kampanye ini Nestlé Lactogrow menghadirkan Lactogrow PlayWorld pada 9-11 Mei 2025 di Kota Kasablanka, Jakarta. Yakni arena bermain bagi keluarga jadi inspirasi orangtua untuk mengasah kreativitas dan aktivitas fisik Si Kecil melalui stimulasi main bersama.
Inisiatif ini menjadi bentuk nyata komitmen Nestlé Lactogrow pada anak Indonesia untuk tumbuh aktif dan kreatif melalui stimulasi yang tepat dari luar dan gizi yang optimal dari dalam.
Baca juga : Kepala BPKH Pastikan Dana Haji Aman Dan Produktif
“Saat ini, masih banyak orangtua yang menganggap bermain hanya sebatas hiburan bagi Si Kecil, bukan bagian dari proses belajar tumbuh kembang sehingga banyak orangtua yang belum aktif terlibat namun hanya sekedar menemani dan mengawasi saat Si Kecil sedang bermain," ucap Category Marketing Manager Lactogrow Miranti Burhan.
Padahal menurut Miranti, momen bermain bersama adalah waktu yang sangat penting untuk orangtua berkomunikasi dengan Si Kecil.
Melalui kampanye Main Jangan Main Main, Lactogrow ingin menggerakan para orangtua di Indonesia untuk bermain bersama Si Kecil demi tumbuh kembangnya menjadi aktif dan kreatif.
Bermain merupakan salah satu sarana untuk menstimulasi kreativitas, daya pikir, maupun keterampilan sosial dan emosional sejak usia dini. Bermain bagi anak usia dini terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas.
Bermain bukan sekadar kegiatan menyenangkan bagi Si Kecil, tetapi juga merupakan cara belajar yang efektif untuk perkembangan kreativitas, daya pikir, serta keterampilan sosial dan emosional Si Kecil.
Baca juga : Indomie Kembali Satukan Hati Lebih Dari 11.000 Pengusaha Warmindo
"Saat bermain Si Kecil akan belajar berekspresi, berinteraksi, dan berkomunikasi, sekaligus mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya. Di sinilah peran orangtua menjadi penting, bahkan, pembentukan karakter anak pun bisa dilakukan secara alami melalui interaksi sederhana saat bermain bersama," ungkap Psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo.
Di sisi lain, menurut Vera, gangguan kesehatan seperti pencernaan kerap terjadi sehingga menghambat anak untuk tetap aktif. Sistem pencernaan merupakan otak kedua tubuh.
Pencernaan yang sehat berperan langsung terhadap suasana hati, konsentrasi, dan fungsi kognitif Si Kecil, begitu juga sebaliknya tekanan emosional juga bisa mempengaruhi kerja pencernaan, seperti gangguan penyerapan nutrisi, nyeri perut, hingga perubahan pola buang air besar.
Kondisi ini dikenal dengut-brain-axgut-brain-axis, yang menjelaskan bahwa pencernaan dan otak saling berkomunikasi seperti efek domino.
"Menjaga keseimbangan mikrobiota usus menjadi kunci penting, salah satunya dengan asupan probiotik seperti Lactobacillus reuteri sebagai salah satu bakteri baik yang secara alamiah terdapat dalam ASI dan terbukti secara klinis dalam menjaga kesehatan saluran cerna Si Kecil serta prebiotik inulin sebagai ‘makanan’ bagi bakteri baik untuk meningkatkan jumlahnya di saluran cerna," jelas Dokter Spesialis Anak Ahli Gastro Hepatologi Ariani Dewi Widodo.
Baca juga : Petualangan Seru Bersama Taro Di Posko Mudik Lebaran
Aurel Hermansyah, seorang ibu dan public figure, juga berbagi tips tentang bagaimana dia meluangkan waktu bermain bersama Si Kecil di sela kesibukannya.
"Aku biasanya membagi waktu bermain menjadi 2 sampai 3 kali sehari, masing-masing 30 menit. Dulu kedua putriku pernah mengalami gangguan pencernaan sehingga banyak aktivitas yang terganggu," ungkap Aurel.
Ibu dua anak ini akhir mengetahui peran probiotik bagi kesehatan anak itu sangat penting. Aurel pun susu yang mengandung probiotik lactobacillus reuteri.
"Aku memilih Lactogrow karena mengandung Probiotic Lactobacillus reuteri. Selain itu, aku juga membatasi konsumsi gula tambahan untuk merek Lactrogrow untungnya tidak mengandung sukrosa (0 gram)," ujar istri Atta Halilintar ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.