BREAKING NEWS
 

Gandeng Sekolah Penghapal Quran, Haji Qurban Gelar Edukasi Makna Qurban

Reporter : MERRY APRIYANI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Senin, 26 Mei 2025 20:39 WIB
Anak-anak Sekolah Penghafal Quran Arsyada Lii Mardhatillah antusias bermain dan memberi makan hewan kurban di kandang Haji Qurban, Tangerang Selatan, Banten.(Foto: Merry Apriyani/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga penyedia hewan kurban, Haji Qurban bersama Sekolah Penghafal Quran Arsyada Lii Mardhatillah mengadakan kegiatan edukatif bertajuk Belajar Qurban Bareng Arsyada di Kandang Haji Qurban.

Kegiatan ini diikuti anak-anak mulai dari 5–12 tahun sebagai edukasi kepada generasi penerus tentang nilai-nilai ibadah dan kepedulian dengan bahasa menarik dan cara menyenangkan. 

"Kami senang mendapat kesempatan, bahwa anak didik kami belajar tentang pelaksanaan dan menabung untuk Idul Adha. Anak-anak juga diajarkan untuk mengetahui hewan yang layak dijadikan kurban serta tata cara dan prosedurnya," kata pengajar Arsyada Lii Mardhatillah Ustaz Fadlyllah kepada RM.id, Senin (26/5/2025). 

Bertempat di kandang Haji Qurban, di Tangerang Selatan, anak-anak diajak berinteraksi langsung dengan hewan kurban, memberi makan, belajar membedakan domba dan kambing, serta menyimak kisah Nabi Ibrahim dan Ismail melalui cerita interaktif. 

Baca juga : Kolaborasi ANTARA Dan BNI Gelar Edukasi Makroekonomi Untuk Jurnalis

Ada pula sesi mini games dan DIY craft menghias celengan Tabungan Qurban. Sebagai penutup, anak-anak diperkenalkan program Tabung Dulu, Qurban Nanti, dengan bahasa ringan dan menyenangkan. 

"Pihak sekolah mendukung apalagi ini pembelajaran yang sesuai syariat kurban juga. Sebagaimana Rasullullah kurban utama adalah kambing setiap tahun bagi yang mampu, Alhamdulillah, mereka pulang bawa cerita dan pembelajaran yang menarik," ungkap Fadlyllah. 

Disebut Fadlyllah, tahun ini adalah tahun kedua pihaknya ikut serta, total ada 43 anak dari tingkat TK sampai SD yang mengikuti acara. Selama kegiatan anak-anak senang dan antusias. 

Adsense

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat berkurban secara positif melalui pengalaman yang menyenangkan yakni dengan bermain dan belajar langsung di kandang.

Baca juga : Gandeng Kementerian, Polri Akan Tertibkan Truk Obesitas

Momen ini juga sebagai cara menumbuhkan ikatan antara anak, orang tua, dan nilai spiritual dalam suasana Idul Adha. 

"Edukasi sejak dini tentang makna kurban, bukan hanya sebagai tradisi menyembelih hewan. Tetapi perlu juga membangun empati dan kasih sayang terhadap makhluk hidup, terutama hewan," ujar salah satu pemilik Haji Qurban Risma Budiyani. 

Sebagai penyedia hewan kurban, Risma mengungkapkan tips mencari hewan kurban yang tepat. 

Menurut dia, tentunya sehat dan tidak cacat, cukup umur minimal satu tahun untuk kambing atau domba, dan 2 tahun untuk sapi. 

Baca juga : Gandeng Prancis, Menteri Ekraf Genjot Talenta Kreatif

"Selain itu harus aktif dan responsif, maksudnya hewan tampak lincah dan nafsu makan baik. Yang paling penting, pilih dari peternak atau lembaga terpercaya, sertifikat dan surat kesehatan hewan (SKKH), idealnya tersedia untuk menjamin keamanan konsumsi," ujar Risma. 

Meski di tengah gejolak dan kondisi ekonomi masyarakat yang menjadi salah satu tantangan penjualan hewan kurban, serta harga pakan naik hingga ketatnya persaingan pasar secara digital.

Risma optimistis mampu menyediakan hewan kurban yang sehat, terjangkau dan sesuai syariat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense