RM.id Rakyat Merdeka - Unilever Indonesia melalui brand Pepsodent bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI), dan Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Indonesia (ARSGMPI) meresmikan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN)2025 yang memasuki tahun penyelenggaran ke-16.
Mengangkat tema Cek Gigi dan Gusi: Bebas Biaya, Bebas Cemas, Bebas Ribet, kali ini BKGN 2025 berfokus pada edukasi serta pelayanan kesehatan gigi dan gusi, mengingat permasalahan gusi masih seringkali terabaikan oleh masyarakat.
Istimewanya, brand legendaris GIGI juga ikut memeriahkan peresmian BKGN 2025 untuk mengedukasi tentang kesehatan gusi melalui gubahan lagu.
"Program berkesinambungan BKGN 2025, sesuatu yang spesial karena kami dipercaya untuk ikut mengedukasi masyarakat menjaga kesehatan gigi dan gusinya lewat kekuatan yang kami punya, yaitu musik," ujar vokalis GIGI, Armand Maulana.
Kampanye tersebut bisa dinikmati lewat musik dan video kolaborasi GIGI dan BKGN 2025 di akun Instagram @tanyapepodent atau YouTube @tanya.pepsodent.
Baca juga : Stabilitas Harga Kedelai Terjaga, Perajin Tempe Siap Dukung Program MBG
"Meskipun tercetus secara tidak sengaja karena salah satu mantan personil kami dulu terkena masalah gigi, pemilihan nama GIGI punya filosofi khusus," ujar Armand.
Armand menambahkan, selain unik, singkat dan gampang diingat, bagi kami GIGI mengandung makna sebagai simbol kekuatan.
"Selama lebih dari 30 tahun eksis di industri musik Indonesia, kami ingin selalu memberi dampak yang kuat buat orang banyak," harap Armand.
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin yang diwakilkan oleh Elvieda Sariwati, Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI menyatakan Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes RI yang telah menjangkau lebih dari 30 juta penduduk memperlihatkan bahwa masalah gigi adalah masalah kesehatan terbanyak, dan ini ditemukan pada semua kelompok umur.
Hal ini menunjukkan bahwa masalah gigi merupakan hal yang perlu kita tanggulangi bersama.
Baca juga : Pertamina Rekrut 441 Lulusan S1 Untuk Program Internship 2025
"Untuk itu, momentum HKGN menjadi sangat penting untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menangani, atau melakukan upaya promotif dan preventif dalam hal kesehatan gigi," ujar Elvieda.
Sejalan dengan tema, BKGN 2025 memberikan perhatian khusus pada kesehatan gusi.
Karena penyakit gusi adalah permasalahan gigi kedua terbesar di Indonesia setelah gigi berlubang namun masih sering terabaikan dan kerap disebut ‘silent killer’ karena gejalanya muncul secara samar dan tidak menimbulkan rasa sakit terutama di tahap awal.
"Jika dibiarkan, penyakit gusi tidak hanya akan mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut, namun bisa menjadi bahaya tersembunyi untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh," tambah Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Usman Sumantri.
Sementara itu, Personal Care Community Lead Unilever Indonesia Ratu Mirah Afifah mengatakan, BKGN 2025 akan memberikan perawatan dan konsultasi gigi dan gusi gratis bagi 28.000 masyarakat, diselenggarakan di 30 Fakultas Kedokteran Gigi dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan di seluruh Indonesia.
Baca juga : UNICEF Dukung Program MBG Demi Indonesia Emas 2045
Layanan ini meliputi pembersihan karang gigi, penambalan gigi dan aplikasi fluoride atau fissure sealant, serta pencabutan gigi.
Selain itu sebagai upaya promotif preventif, sebanyak 55 PDGI Cabang akan melakukan edukasi kesehatan gigi dan gusi bagi siswa sekolah di berbagai wilayah Indonesia, hingga menjangkau area-area terpencil seperti Simeulue - Aceh, Kotawaringin Barat - Kalimantan Tengah, Jeneponto - Sulawesi Selatan, dan Sorong - Papua.
Mirah menambahkan, seluruh pelayanan di BKGN 2025 akan diberikan oleh dokter gigi berkompeten, sehingga masyarakat tidak perlu cemas.
"Yang tak kalah penting adalah bebas ribet karena pelayanan di BKGN 2025 dapat diakses dengan mudah, masyarakat bisa langsung mendaftar secara online di seluruh FKG dan RSGMP yang berpartisipasi atau melalui website www.tanyapepsodent.com,” ujar Mirah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.