BREAKING NEWS
 

Acha Septriasa Kritik Program MBG, Warganet: Justru Membantu Anak di Desa

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Minggu, 15 Maret 2026 14:04 WIB
Ilustrasi siswa menikmati program MBG. (Foto : Rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pernyataan aktris Acha Septriasa soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah warganet justru mengkritik komentar Acha dan menilai program tersebut membawa manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi keluarga di daerah.

Melalui unggahan di media sosial, Acha mengaku pusing melihat polemik yang berkembang mengenai program tersebut.

“Denger berita MBG .. pusing gak si loe... apa tujuan "mereka" cuma pengen bikin kita cape dan tertawakan Ke Naif - an mereka mengelola Pajak rakyat? Kalau itu Tujuan nya kita Response dong guys! Masa diem aja.... Ini negara kita Pajak Kita,” ujarnya di akun Instagram @septriasaacha pada Jumat (13/3/2026).

Postingan tersebut ramai diperbincangkan warganet. Hingga kini, unggahan itu telah mendapat lebih dari 4 ribu komentar dan dibagikan kembali sekitar 15 ribu kali oleh netizen.

Baca juga : BGN Peringatkan Mitra: Program MBG Bukan Ladang Bisnis!

Namun pernyataan tersebut menuai tanggapan beragam. Banyak warganet menilai Acha tidak melihat langsung manfaat program MBG bagi masyarakat di desa.

Akun Instagram @azzuranaura1206 menilai program tersebut sangat membantu keluarga di wilayah pedesaan.

“Kak untuk kamu yg berkecukupan mungkin MBG ga berguna, tpi aku hidup di desa dan anakku dapet MBG yg layak, coba kamu datang ke desa2 banyak anak yg kebantu bnget dengan ada’a MBG, bahkan posyandu untuk ibu hamil dan anak,” tulisnya.

Adsense

Warganet lain, akun @srisartika86, juga menyebut program tersebut membantu meringankan pengeluaran keluarga sehari-hari.

Baca juga : Teddy Tegaskan, Program MBG Tak Kurangi Anggaran Pendidikan

“Buat saya yang sebagai IRT yg anaknya dapet MBG seenggaknya meringankan karna mengurangi uang jajan,” tulisnya.

Ia juga menyarankan agar pengelolaan dapur MBG dilakukan secara transparan.

“Bisa nggak ya tiap dapur mbg bikin laporan pertanggungjawaban gitu semacam audit,” tambahnya.

Sementara itu, warganet lain, @handy_nurcahyo, menilai kritik sebaiknya diarahkan pada pelaksanaan program, bukan pada programnya secara keseluruhan.

Baca juga : Tak Terganggu MBG, Presiden Justru Tambah Anggaran Pendidikan

Indonesia sendiri menjadi salah satu negara dengan jumlah penerima manfaat terbesar dalam implementasi Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN), berdasarkan data dari World Food Programme (WFP).

Data per Senin (3/3/2026) menunjukkan jumlah penerima manfaat Program MBG di Indonesia mencapai 61,2 juta orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 49 juta orang merupakan siswa sekolah.

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN, Khairul Hidayati, mengatakan secara global sebanyak 174,9 juta anak telah menerima program makan di sekolah.

"Secara global, terdapat 174,9 juta anak yang menerima manfaat program makan di sekolah. Indonesia menjadi bagian penting dari upaya tersebut dengan lebih dari 49 juta siswa penerima manfaat di sekolah, yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat pemenuhan gizi anak," ujar Hida di Jakarta, Senin (3/3/2026).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense