Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sinkronisasi Pusat-Daerah
Program MBG Bangkitkan Perputaran Ekonomi Daerah
Senin, 16 Februari 2026 06:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan bahwa pemerintah berpihak pada pembangunan desa. Hal itu terlihat dari sejumlah program strategis nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto yang langsung menyasar masyarakat desa.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyebutkan beberapa program, seperti Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih, Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Kampung Nelayan, sebagai contoh kebijakan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan serta mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Baca juga : 2 Opsi Disiapkan Kejagung, Pulangkan MRC Lewat Ekstradisi Atau Deportasi
“Komitmen Pemerintah Pusat lintas kementerian adalah menghadirkan program yang langsung menukik ke desa-desa,” ujar Bima dalam keterangan resminya, Minggu (15/2/2026).
Dijelaskan, program MBG dapat dibangun melalui ekosistem desa, mulai dari penyediaan bahan baku hingga sumber daya manusia. Program tersebut juga dinilai dapat berjalan optimal melalui kolaborasi dengan Kopdeskel dan Kampung Nelayan, terutama dalam hal suplai dan produksi.
Baca juga : Bahlil: Dukungan Solid Bukan Garansi Terpilih
“Yang selalu menjadi atensi Bapak Presiden dan diingatkan kepada Menteri Dalam Negeri adalah bagaimana uang rakyat kembali ke rakyat, memberikan manfaat, dan tidak mampir ke kantong pejabat,” katanya.
Mantan Wali Kota Bogor itu menekankan, program yang langsung menyasar desa harus diikuti dengan sinkronisasi yang baik antara Pemerintah Pusat dan daerah. Pemerintah daerah diharapkan mampu mengikuti ritme kerja cepat Pemerintah Pusat.
Baca juga : Gerindra Akan Jadikan Hasil Survei Untuk Bahan Evaluasi
Bima mencontohkan Kabupaten Jember sebagai daerah yang dinilai mampu mengikuti ritme tersebut dengan kinerja yang cukup baik.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya