BREAKING NEWS
 

Kurang Melakukan Aktivitas Fisik

Duh... 66,9 % ASN DKI Gendut, 37,8 % Darting

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Selasa, 30 April 2024 06:50 WIB
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati saat meresmikan gerakan Jakarta Berjaga. (Foto: Pemkab Kepulauan Seribu)

 Sebelumnya 
Tantangan Jakarta Berjaga digelar 28 April sampai 11 Mei 2024. Penilaian berlangsung mulai 12 Mei lalu pada 8 Juni 2024 diumumkan.

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maria Endang Sumiwi mengapresiasi gerakan yang diinisiasi Dinkes DKI Jakarta tersebut. Diakuinya, problem gaya hidup masyarakat pada usia kerja masih menjadi salah satu isu utama yang harus menjadi perhatian.

Kesibukan kerja kerap mengaki­batkan masyarakat lupa beraktivi­tas untuk mendukung kesehatan. Dampaknya, gaya hidup tidak sehat itu rentan memicu beragam penyakit menahun seperti stroke, jantung, ginjal dan diabetes.

Baca juga : Pertaruhan Terakhir Bagi Thomas Tuchel

“Selama ini DKI telah mem­berikan akses masyarakat ke fasilitas olahraga secara gratis dan memiliki trotoar yang baik. Kami berharap gerakan ini bisa menjadi contoh bagi yang lain,” imbuhnya.

Dr. Yuni Astria, spesialis anak menyebut, aktivitas fisik juga diperlukan anak-anak. Dia me­nyebut, aktivitas fisik berman­faat untuk kesehatan, tumbuh kembang dan kecerdasan anak.

Namun, menurut Laporan Nasi­onal Riset Kesehatan Dasar 2018 Kemenkes, proporsi atau aktivitas fisik anak Indonesia masih sangat minim. Sebanyak 64,4 persen anak usia 10-14 tahun kurang gerak. Faktor kurang gerak anak antara lain disebabkan gadget. Karena itu, dia menganjurkan orangtua lebih ketat mengawasi dan membatasi anaknya dalam penggunaan gadget.

Baca juga : Garuda Cakar Gajah Perang

Dia mendorong orangtua untuk mengajak anak-anak melakukan aktivitas fisik.

“Partisipasi aktif anak dalam latihan jasmani akan membuat anak lebih bugar, lebih kuat, lebih sehat secara emosional, psikis dan mental serta lebih cerdas,” ujarnya.

Yuni menyebut, seorang anak yang sudah memiliki kebiasaan hidup sehat sejak kecil akan terus terpelihara sampai dewasa dan menjadi bekal kesehatan pada masa tua.

Baca juga : PM Lee Dan Jokowi Evaluasi Kerja Sama

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 30 April 2024 dengan judul Kurang Melakukan Aktivitas Fisik, Duh... 66,9 % ASN DKI Gendut, 37,8 % Darting

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense