RM.id Rakyat Merdeka - Pengakuan juru parkir (jukir) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat (Jakpus), menghebohkan jagad maya. Sebab, selain mengenakan tarif parkir tinggi, pelaku mengungkapkan bahwa oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) ikut mencicipi duit hasil pungli. Namun, pihak Sudinhub membantah pihaknya meminta duit hasıl pungli parkir.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) geram mendengar oknum Dishub DKI Jakarta menerima setoran dana parkir.
Anggota DPRD DKI Jakarta August Hamonangan menilai, oknum Dishub tersebut memalukan instansi.
Baca juga : Mahalini, Nangis Hidung Dihujat
“Peristiwa ini seperti lempar batu sembunyi tangan. Harus jelas, oknum itu, ASN (aparatur sipil negara) atau bukan,” kata August, Sabtu (13/7/2024).
Anggota Komisi B ini mendesak Dishub DKI bertindak tegas. Apalagi, nama oknum tersebut sudah disebutkan.
“Seharusnya sudah tidak lagi aktif bekerja di Dishub, langsung dikenakan sanksi keras, dipecat,” tegasnya.
Baca juga : Pak Zul, Harga Pangan Naik Lagi Nih...
August setuju dengan usulan agar dilakukan penyelidikan terkait kejadian ini. Menurut dia, pungli parkir ini terjadi lantaran ada kelemahan dalam sistem manajerisasi personalia di Dishub.
“Pj Gubernur DKI seharusnya langsung mengambil tindakan tegas walaupun penyelidikan sedang berjalan atau dijalankan,” ucapnya.
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini menduga, oknum yang menerima setoran bukan hanya 1-2 orang, tapi lebih. Dia mendesak, oknum-oknum nakal harus segera dibersihkan dari Dishub.
Baca juga : Lindungi Rakyat, Lalu Sejahterakan Ekonomi
August memperingatkan Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo untuk tidak menganggap kejadian ini masalah sepele dan akan gampang dilupakan masyarakat. Apalagi, saat ini Dishub tengah gencar menertibkan parkir liar.
“Kemarin kita, kita selalu memojokkan para juru parkir liar, kelompok masyarakat atau perorangan yang hanya mencari sesuap nasi. Nah, di kejadian ini ada oknum Dishub, harus ditindak tegas,” pinta dia.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.