RM.id Rakyat Merdeka - Program Sekolah Swasta Gratis yang dijalankan tahun depan, rencananya akan diperluas ke sekolah madrasah swasta.
Anggota Dewan Perwakilan Utama Daerah (DPRD) DKI Jakarta periode 2024-2029 Khoirudin berjanji akan memperjuangkan realisasi Program Sekolah Swasta Gratis. Apalagi, Khoirudin bagian dari Anggota DPRD periode 2019-2024, yang ikut mendukung program tersebut. Lebih jauh, kandidat Ketua DPRD DKI ini berharap, program Sekolah Swasta Gratis diperluas ke Madrasah Tsanawiyah (MTs) atau setara dengan SMP dan Madrasah Aliyah (MA) setara dengan SMA.
“Yang bersekolah di Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah juga warga Jakarta yang membayar pajak. Maka mereka harus dapat layanan yang sama,” kata Khoirudin, Rabu (28/8/2024).
Baca juga : ‘Sang Palu’ Ancam Getok Haaland
Program Sekolah Swasta Gratis, sambung dia, harus terus dikawal hingga terealisasi, sesuai kesepakatan yang telah dibuat oleh Komisi E DPRD dengan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta. Kedua belah pihak telah menandatangani kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) pada Jumat, 23 Agustus 2024.
“Kita harus menjalankan kewajiban untuk memberikan pendidikan 12 tahun gratis,” ujarnya.
Khoirudin berharap, program ini akan menuntaskan persoalan yang terus muncul dan berulang saat proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Ke depan, tidak boleh ada lagi anak Jakarta yang putus sekolah akibat tidak punya biaya.
Baca juga : Garuda Sikat Korea Dan China
“Selama ini, banyak calon siswa yang mengejar sekolah negeri tapi terbatas bangkunya. Ini semua bisa teratasi dengan sekolah gratis ini,” ucapnya.
Dia memastikan, kualitas sekolah swasta gratis sama seperti yang didapat di sekolah negeri.
“Dari sisi proses, anggaran, pembinaan, kualitasnya semua sama. Prosesnya juga harus sama,” kata Khoirudin.
Baca juga : RI-Australia Atasi Ancaman Keamanan Di Asia Pasifik
Hal serupa dilontarkan Abdurrahman Suhaimi, yang juga kembali terpilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta. Suhaimi menyatakan siap memperjuangkan keadilan bagi seluruh masyarakat Jakarta, khususnya di bidang pendidikan.
Dia mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan merupakan langkah nyata menjadikan Jakarta menjadi Kota Global yang maju berkeadilan, berdaya saing dan berkelanjutan sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta.
“Bidang pendidikan harus maju, karena prinsip saya membangun suatu kota adalah membangun SDM (Sumber Daya Manusia). Kalau SDM-nya berkualitas, kotanya juga berkualitas,” ujar Suhaimi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.