Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Sadar lawannya di Pilkada Jawa Timur sangat berat, Tri Rismaharini mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Menteri Sosial supaya bisa all out di Pilkada Jawa Timur. Lawan berat Risma adalah Khofifah Indar Parawansa. Cagub Jatim incumbent yang memiliki elektabilitas teratas.
Risma yang berduet dengan Kiai Zahrul Azhar Asad (Gus Hans) resmi mendaftarkan diri sebagai pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur, Kamis (29/8/2024) malam. Pasangan ini diusung oleh 3 partai, yakni PDIP, Partai Hanura, dan Partai Umat.
Kedatangan Risma-Gus Hans ke KPU Jatim dianter ribuan pendukungnya. Keduanya kompak mengenakan pakaian berwarna putih. Saat mendaftar, Risma yang berangkat dari kantor DPD PDIP Jatim, menggunakan becak banteng.
Baca juga : Jokowi: Jangan Kalau Pas Senang Ramai-ramai
Usai mendaftar di KPU, Risma mengaku sebenarnya punya daerah pilihan untuk maju di Pilkada 2024. “Tapi, doa orang-orang itu mengalahkan semua, sehingga saya kembali ke Jatim,” tuturnya, di Kantor KPU Jatim.
Risma mengatakan, diminta datang ke Surabaya, Rabu (28/8/2024). Namun, sebagai Mensos, ia lebih memilih mengunjungi Suku Anak Dalam di Jambi.
“Amanah cukup berat bagi saya, dan tentunya dengan Gus Hans. Saya Mensos melihat persis kondisi Jatim dengan data, karena itu sekali lagi, 5 tahun ke depan akan ditentukan mulai dari hari ini,” tuturnya.
Baca juga : Aspirasi Ojol Jangan Dicuekin
Selain itu, Risma menegaskan akan mengikuti ketentuan dan aturan Pilkada 2024 yang diatur KPU dan Bawaslu. “Kalau kami salah, kami siap ditegur. Kalau yang lain salah, mohon dilakukan hal yang sama,” pungkasnya.
Beberapa jam sebelum pendaftaran, Risma mengaku akan fokus pada perjuangannya di Pilkada Jatim. Karena harus fokus, Risma tidak mau pekerjaannya sebagai Mensos menjadi terganggu. Karena itu, Risma memutuskan mundur sebagai Mensos.
“Mundur. Insya Allah, kalau bisa minta waktu Pak Presiden untuk mengundurkan diri,” kata Risma, saat mengunjungi Makam Sunan Bungkul, Surabaya.
Baca juga : Kamhar Lakumani: Bu Khofifah Pilihan Rakyat Jawa Timur
Risma menuturkan, sebenarnya Jokowi telah memberi pilihan kepadanya: mundur atau tidak dari Mensos. Namun, kader Banteng ini, memilih mundur agar bisa fokus bertarung di Pilkada.
“Memang di aturan tidak diatur, tapi saya akan mengundurkan diri. Dan, itu kewenangan beliau, saya diberikan mundur atau tidak,” ungkap mantan Wali Kota Surabaya itu.
Atas keputusannya ini, Risma mengaku perlu menyampaikan langsung pengunduran dirinya kepada Jokowi. “Saya akan ngadep beliau. Karena dulu saya jadi menteri juga dipanggil. Saya juga akan menghadap beliau untuk menyerahkan pengunduran diri saya,” katanya, bulat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya