BREAKING NEWS
 

Udara Jakarta Masuk Zona Merah

Dicari, Gubernur Yang Bisa Turunkan Polusi!

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Rabu, 4 September 2024 06:50 WIB
Lanskap Kota Jakarta yang diselimuti polusi udara di Jakarta Selatan. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

 Sebelumnya 
“Kenapa panas? Selain iklim­nya, karena kebanyakan gedung kekurangan pohon, itu ilmiah sekali. Bahkan kami sudah keliling, banyak jalan yang ger­sang,” ucapnya.

Selain itu, Kang Emil bakal menerapkan konsep net zero lifestyle dengan hidup, kerja di satu lokasi. “Kalau tinggal di Kelapa Gading, kerjanya di Kelapa Gading, nongkrong juga di Kelapa Gading,” tuturnya.

Mantan Gubernur Jawa Barat ini menilai, kemacetan dan polusi udara di Jakarta terjadi karena tempat kerja jauh dari tempat tinggal. Sehingga ter­jadilah commuting atau ulang alik, yang mayoritas pakai mobil dan motor.

Baca juga : Jelang Kontra Arab Saudi, Tim Garuda Siap Tempur

Untuk itu, pasangan Rido (Ridwan Kamil-Suswono) bakal menawarkan konsep perumahan di tengah kota. Konsep ini, lan­jut Kang Emil, sejalan dengan perintah Prabowo Subianto, presiden terpilih 2024-2029.

“Misalnya di atas pasar, di atas stasiun. Manggarai, Dukuh Atas, dibangun apartemen untuk kepentingan publik dan menengah bawah, yang gaji UMR tinggal di Sudirman-Thamrin,” pungkasnya.

Sementara calon Gubernur DKI Jakarta dari PDI Perjuangan, Pramono Anung mengaku akan meneruskan program yang baik gubernur-gubernur sebelumnya.

Baca juga : Tenis US Open 2024, Aldila Dan Boppana Menyala

“Hal yang belum baik tentang polusi udara, itu harus diselesaikan. Maka harus ada keberanian dengan membuat peraturan yang lebih ketat,” kata Pramono saat diwawa­ncara stasiun televisi di Bunda­ran HI pada Sabtu (31/8/2024).

Sekretaris Kabinet (Seskab) ini mencontohkan Beijing. Ibu kota China pernah menjadi daerah dengan polusi udara terburuk di dunia. Namun kini Beijing sukses memperbaiki kualitas udaranya.

“Beijing bisa berhasil karena dua hal. Satu, bahan bakarnya di­perbaiki. Kedua, yang memakai mobil listrik dan hybrid diberikan subsidi oleh negara,” ujarnya.

Baca juga : Laras Gartiana, Akui Chat Mesum Kekasih Nabila

“Beijing yang dulu tinggi (polusi udara) menjadi sangat turun, mungkin itu menjadi contoh, sebagai role model saja. Persoalan-persoalan yang belum terselesaikan, itu menjadi konsen kami,” pungkasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 4 September 2024 dengan judul Udara Jakarta Masuk Zona Merah, Dicari, Gubernur Yang Bisa Turunkan Polusi!

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense