BREAKING NEWS
 

Dukung Pemberantasan DBD

Masyarakat Kembangan Utara Lepas Nyamuk Ber-Wolbachia

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Minggu, 6 Oktober 2024 06:50 WIB
Tim kesehatan Puskesmas Kecamatan Kembangan melayani skrining kesehatan warga RW 07 Kembangan Utara, Jakarta Barat, Jumat (4/10/2024). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Pelaksanaan program ini ber­dasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1341 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Implementasi Wolbachia sebagai Inovasi Penanggulangan Dengue.

Selain Jakarta Barat, empat kota lain, yakni Semarang, Ban­dung, Kupang dan Bontang, juga dipilih menjadi lokasi pelepasan nyamuk ber-Wolbachia.

Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Yudhi Pramono menjelaskan, Wolbachia merupa­kan bakteri alami yang umum ditemukan di hewan arthropoda atau serangga yang mampu menghambat replikasi virus Dengue di dalam tubuh nyamuk.

Baca juga : Deportivo Alaves Vs Barcelona, Ujian Berat Lewandowski

Penelitian di Yogyakarta membuktikan teknologi ini mampu menurunkan 77 persen angka kejadian kasus Dengue dan mengurangi pasien masuk rumah sakit 86 persen.

“Saya berharap pilot proj­ect teknologi Wolbachia di Ja­karta Barat bisa menjadi mo­mentum untuk menunjukkan bahwa pengendalian Dengue dapat berhasil bila menjadi komitmen bersama antara Peme­rintah Pusat dan daerah serta stakeholder terkait,” ucapnya.

Kementerian Kesehatan (Ke­menkes) juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Pemprov Jakarta yang telah mendukung program inovasi penanggulangan Dengue.

Baca juga : Bawa Red Sparks Ke Fibal Voli KOVO Cup 2024, Megatron Trengginas

Kemenkes juga sudah me­nyiapkan dukungan, seperti penyediaan telur ber-Wolbachia dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, pelatihan petugas lapangan, tenaga koor­dinator lapangan, Uji Quality Assurance, Quality Control oleh UGM, tas Jumantik untuk kader serta ember Wolbachia sebanyak 30.000 buah yang sudah sampai di Jakarta Barat.

Yudhi menegaskan, teknologi Nyamuk Aedes Aegypti ber-Wolbachia dalam pengendalian DBD merupakan upaya peleng­kap program yang sudah ada sebelumnya.

Pengendalian DBD dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus (Menguras, Me­nutup, dan Mendaur Ulang) tem­pat-tempat penampungan air tetap dilaksanakan rutin di lingkungan, baik di tempat tinggal, sekolah, maupun tempat kerja.

Baca juga : KPK Sita Tujuh Mobil Dan Uang Rp 1 Miliar

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 6 Oktober 2024 dengan judul Dukung Pemberantasan DBD, Masyarakat Kembangan Utara Lepas Nyamuk Ber-Wolbachia

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense