BREAKING NEWS
 

Cegah Pelajar Miskin Putus Sekolah

Please, Jangan Persulit Pencairan Bansos PIP

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Rabu, 15 Januari 2025 06:50 WIB
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana.  (Foto: Instagram/justin.untayana)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jumlah realisasi penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tidak optimal, hanya 74,33 persen dari 25.472 pelajar Jakarta yang terdaftar sebagai penerima. Salah satu penyebabnya, ada sejumlah sekolah ogah-ogahan alias kurang responsif menjalankan kebijakan tersebut.

Dari data tersebut, artinya ada 6.538 pelajar miskin tidak mencairkan dana bantuan sosial (bansos) itu.

PIP merupakan bantuan pen­didikan selain Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang pendanaan­nya bersumber dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbu­dristek).

Baca juga : Arsenal Vs Tottenham Hotspurs, Meriam London Waspada

PIP diberikan dalam bentuk uang tunai yang bisa digunakan untuk membiayai pembelian buku, seragam, hingga kebutu­han-kebutuhan sekolah lainnya. Pada 2024, dari total dana yang disediakan Rp 16.605.000.000, hanya Rp 12.329.625.000 yang tersalurkan.

Rendahnya serapan dana PIP tersebut disayangkan Sekretaris Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Justin Adrian Untayana. Apalagi, beber Justin, tidak ter­salurkannya bansos pendidikan tersebut lantaran tidak respon­sifnya pihak sekolah.

Padahal, lanjut dia, peserta didik yang telah ditetapkan sebagai penerima PIP berhak untuk mendapatkan bantuan tersebut. Bantuan tersebut dapat mengu­rangi angka putus sekolah.

Baca juga : Raih MVP, Cetak 44 Poin Vs IBK Altos, Megatron Makin Menyala

Karena itu, Anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini memastikan akan mengawal pemenuhan hak pelajar kurang mampu.

“Pemerintah harus memasti­kan penerima PIP mendapatkan bantuannya. Ini penting karena berkaitan dengan pendidikan yang jadi penentu masa depan banyak orang,” kata Justin, Senin (13/1/2025).

Justin mengaku menerima banyak keluhan warga Jakarta Timur (Jaktim) yang kesulitan mendapatkan bantuan dari pihak sekolah untuk mengakses bantu­an PIP. Menurut warga, sekolah kurang responsif terhadap warga yang meminta bantuan untuk melakukan aktivasi rekening guna mendapatkan bantuan itu.

Baca juga : KPK Sita Uang Di Rekening Sebanyak Rp 476,9 Miliar

Salah satu kendala yang di­hadapi oleh warga adalah kesu­litan untuk mendapatkan surat pengantar dari pihak sekolah. Padahal, surat tersebut dibutuh­kan untuk mengakses rekening penerima manfaat, untuk dapat menarik dana dari bank-bank yang menyalurkan PIP.

Adsense

Justin mengatakan, pihaknya membuka pintu bagi warga yang ingin melaporkan berbagai kesulitan dalam mencairkan bantuan PIP.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense