BREAKING NEWS
 

Anggarkan Rp 1,5 Triliun, DPRD Jakarta Dorong Pemprov Tambah Pos Damkar 

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Jumat, 24 Januari 2025 08:46 WIB
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memanfaatkan anggaran penanggulangan kebakaran dan penyelamatan (Gulkarmat) sebesar Rp 1,5 triliun untuk mencegah dan mengurangi kerugian dampak kebakaran. 

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana menegaskan, Pemprov DKI harus memastikan anggaran digunakan optimal untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran. 

"Masyarakat akan semakin menuntut tingkat keamanan yang lebih tinggi setelah kejadian-kejadian kebakaran kemarin," ujar William dalam keterangannya pada Kamis (23/1/2025). 

Baca juga : Pemerintah Target Terangi 6.700 Dusun

Menurut William, anggaran sebesar Rp 1,5 triliun yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2025 seharusnya menjadi modal untuk memperkuat upaya mitigasi kebakaran di Jakarta. Salah satunya adalah dengan memperbaiki dan memperluas jaringan pos pemadam kebakaran di wilayah-wilayah yang masih kekurangan fasilitas tersebut. 

William mengungkapkan bahwa masih ada beberapa kelurahan di Jakarta yang tidak memiliki pos pemadam kebakaran, padahal kawasan tersebut sangat membutuhkan keberadaan pos tersebut untuk mendukung penanganan kebakaran secara lebih cepat dan efisien. 

Adsense

“Ada beberapa kelurahan yang idealnya memiliki pos pemadam sendiri, tapi kenyataannya masih belum memiliki fasilitas tersebut. Ini harus menjadi perhatian serius Pemprov DKI,” tambahnya. 

Baca juga : Dorong Pemerataan, PSN Mau Dievaluasi

Lebih lanjut, William menekankan pentingnya pembangunan pos-pos pemadam kebakaran yang lebih merata di seluruh wilayah Jakarta, terutama di daerah-daerah yang rawan kebakaran. Ia juga mengingatkan bahwa upaya penanggulangan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam, tetapi juga melibatkan masyarakat dalam pencegahan dan penanganan kebakaran di tingkat lingkungan. 

Namun, William juga menyoroti bahwa masyarakat perlu dibekali dengan alat yang memadai untuk dapat ikut serta dalam pencegahan dan pemadaman kebakaran. 

"Masyarakat tidak bisa diharapkan untuk menangani kebakaran tanpa adanya alat yang memadai. Oleh karena itu, Pemprov harus menyediakan infrastruktur seperti hidran mandiri yang bisa diakses oleh masyarakat untuk memadamkan api pada saat kebakaran mulai terjadi," tegasnya. 

Baca juga : Ekspornya Capai Rp 135 T, Industri Pulp & Kertas Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Menurut William, pembangunan hidran mandiri ini sangat penting di titik-titik rawan kebakaran, agar masyarakat bisa lebih cepat bertindak saat kebakaran terjadi sebelum petugas pemadam datang ke lokasi. 

Dengan desakan ini, Fraksi PSI berharap Pemprov DKI Jakarta dapat segera mempercepat pembangunan dan perbaikan fasilitas penanggulangan kebakaran di seluruh wilayah Jakarta untuk mengurangi risiko kebakaran dan melindungi masyarakat dari ancaman bahaya kebakaran yang semakin meningkat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense