BREAKING NEWS
 

Banyak Pemukiman Rentan Kebakaran

Jakarta Darurat Pos Dan Petugas Damkar

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Sabtu, 25 Januari 2025 06:50 WIB
Warga mengais sisa-sisa material rumah yang ludes akibat kebakaran di kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2025). Akibat musibah kebakaran di pemukiman itu, sebanyak 543 rumah hangus terbakar. (Foto: Andri Wwidiyanto/BeritaJakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jakarta masih kekurangan pos dan petugas pemadam kebakaran. Meski begitu, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta memastikan akan terus berupaya melakukan pencegahan dan meminimalisir risiko kebakaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Ke­pala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengungkapkan, Jakarta sudah memiliki 172 pos pemadam kebakaran dari 267 kelurahan. Tapi, jumlah itu masih kurang. Karena, idealnya di setiap kelu­rahan memiliki pos pemadam kebakaran.

“Secara personel juga masih sangat kurang. Untuk itu, kami berupaya membantu relawan pemadam kebakaran di tingkat kelurahan untuk mencapai wak­tu tanggap yang optimal,” ujar Satriadi pada Jakarta Update Edisi Kedua, Selasa (21/1/2025).

Baca juga : The Citizens Siap Lumat Pasukan Biru

Sebagai langkah antisipasi tambahan, Dinas Gulkarmat DKI Jakarta telah memasang 42 hidran mandiri di daerah rawan kebakaran. Selain itu, mendistribusikan alat pemadam api ringan (APAR) secara rutin ke masyarakat, dengan target minimal, setiap Rukun Tetangga (RT) memiliki dua unit APAR.

“Kami akan terus bekerja keras dalam hal ini. Namun, keberhasilan upaya ini memer­lukan kerja sama antara Pemerintah dan masyarakat,” tambah Satriadi

Sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka pence­gahan kebakaran terus dilakukan melalui balai warga di pos Rukun Warga (RW), petugas yang sosialisasi melalui pengeras suara (woro-woro) di tempat-tempat pemukiman padat penduduk. Kemudian, kerja sama dengan Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) untuk mengimbau pence­gahan kebakaran serta program penempelan stiker cegah kebakaran bekerja sama dengan lurah serta RW dan RT di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Baca juga : Raline Shah, Masih Jadi Calon Mantu Djan Faridz?

Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ma­syarakat dalam menangani po­tensi kebakaran di lingkungan masing-masing secara dini. Sepanjang tahun 2024, Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta telah melakukan sebanyak 4.474 RW yang tersosialisasi di lima wilayah DKI Jakarta.

Sedangkan terkait pengawasan bangunan di Jakarta, Satriadi mengungkapkan, setiap tahun Dinas Gulkarmat menge­luarkan sertifikat keselamatan kebakaran bagi gedung-gedung yang memenuhi syarat.

Adsense

“Ada beberapa gedung yang tidak memenuhi syarat. Kami tidak langsung menutup atau mengeksekusi gedung tersebut, melainkan melakukan pembi­naan terlebih dahulu,” jelasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense