BREAKING NEWS
 

Jaga Stabilitas Harga

Program Pangan Murah Digeber Jelang Ramadan

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Jumat, 31 Januari 2025 06:50 WIB
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati. (Foto: Foto: Instagram/dkpkp.jakart)

 Sebelumnya 
“Program Pangan Bersubsidi bisa diakses sebulan sekali untuk masyarakat tertentu,” jelas Eli.

Eli mengungkapkan, program ini sudah dimulai pada 2017. Awalnya, distribusinya masih manual di kantor-kan­tor kecamatan. Namun, sejak pandemi Covid-19 pada 2020, mulai diterapkan sistem online. Penerima manfaat bisa mengatur waktu dan lokasi pengambilan melalui pendaftaran online. Hal ini dilakukan untuk menghindari penumpukan antrean dan keha­bisan stok.

Eli bilang, sejak awal hingga kini, pihaknya terus berupaya memperbaiki sistem penyaluran program ini.

Baca juga : PSV Rusak Rekor Sempurna Liverpool

“Kami juga butuh peran masyarakat dan stakeholder terkait untuk menyempurnakan program ini,” ucapnya.

Dilansir dari jakarta.go.id, Program Pangan Bersubsidi diatur dalam Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 28 Tahun 2022 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Pangan dengan Harga Murah Masyarakat Tertentu. Waktu pelaksanaan pendistribusian pangan dengan harga murah dilakukan sejak Januari sampai Desember 2025.

Tahun ini, Program Pangan Bersubsidi sudah dimulai per 22 Januari 2025. Saat mengambil paket Pangan Bersubsidi, penerima manfaat harus membawa kartu identitas (Kartu Tanda Penduduk/KTP dan Kartu Ke­luarga/KK) yang sesuai ataupun memiliki hubungan keluarga dekat dengan penerima manfaat.

Baca juga : Badminton Thailand Master 2025, Alwi Kubur Mimpi Kalong

Ketua Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta Nova Harivan Paloh menilai, Program Pangan Bersubsidi Murah membantu masyarakat mendapatkan harga pangan secara ekonomis. Program ini dapat membuat harga pangan stabil sekaligus memenuhi kebu­tuhan nutrisi masyarakat.

Sebagai informasi, dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Angga­ran 2025, Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta telah mengajukan anggaran sebesar Rp 800 miliar.

Anggaran itu ditujukan untuk PT Food Station Tjipinang Jaya dan Perumda Dharma Jaya dalam melaksanakan program subsidi pangan murah. Khususnya bagi warga yang kurang mampu.

Baca juga : Agnes Jennifer Siap Menjanda

Dengan begitu, Nova menekankan agar PT Food Station Tjipinang Jaya dan Perumda Dharma Jaya bisa menjadi poros lumbung menjaga kestabilan harga pangan bila Program Pasar Murah tersebut terus terlaksana.

Kebutuhan pokok yang bisa terpenuhi untuk masyarakat di antaranya beras, lauk pauk seperti ikan, daging sapi, daging ayam, dan telur.

“Nah, ini bagaimana PT Food Station dan Dharma Jaya nanti bisa jadi salah satu lumbung untuk kestabilan harga. Itu yang paling penting,” kata Nova. [DRS/RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense