RM.id Rakyat Merdeka - Warga Jakarta menyambut gembira layanan pemeriksaan kesehatan gratis di Puskesmas. Namun, sebagian masih kesulitan mendaftar lewat aplikasi SatuSehat.
Marliana, warga berusia 74 tahun, mengungkapkan pengalamannya saat mengikuti pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Pulo Gadung. Meskipun sedikit kesulitan dengan aplikasi SatuSehat yang harus diunduh, ia merasa terbantu dengan bantuan petugas puskesmas.
"Mudah, tidak ada kendala. Saya sudah sering cek kesehatan dan merasa senang ada pemeriksaan gratis seperti ini," kata Merliana di Puskesmas Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (10/2/2025).
Nur Hartati, 41 tahun, yang juga mengikuti program pemeriksaan kesehatan di hari yang sama, memberikan tanggapan positif. Meskipun ada sedikit hambatan dengan aplikasi, ia merasa puas karena pemeriksaan yang diberikan sangat lengkap, mulai dari tes hingga pengecekan tekanan darah dan gula darah.
Baca juga : Wamenag Ajak Masyarakat Ramai-ramai Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis
Penjabat (Pj) Gubernur Teguh Setyabudi menanggapi tantangan yang dihadapi oleh sebagian warga lansia yang tidak terbiasa menggunakan teknologi. Beberapa warga lansia kesulitan untuk mengunduh aplikasi yang diperlukan untuk pendaftaran. Namun, petugas puskesmas siap membantu dan mendampingi mereka.
"Untuk lansia yang kesulitan menggunakan gadget, mereka bisa dibantu oleh keluarga. Kami juga memberikan dukungan penuh agar seluruh warga dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan ini," ujar Teguh.
Sebagai informasi, Program pemeriksaan kesehatan gratis yang diadakan di 44 Puskesmas di Jakarta. Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan deteksi dini berbagai penyakit, seperti kanker serviks dan diabetes.
Teguh menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah pusat yang dipimpin oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Baca juga : 4 Hal Tindak Lanjut Pemeriksaan Kesehatan Gratis Berkala Hari Ini
Pemerintah DKI Jakarta telah menyiapkan 44 puskesmas di setiap kecamatan untuk melayani masyarakat. Selain itu, ada 292 puskesmas pembantu dan klinik yang siap untuk menyosialisasikan program ini.
Menurut Teguh Setyabudi, setiap puskesmas di Jakarta, termasuk Puskesmas Pulo Gadung, memiliki target untuk memeriksa 30 orang per hari. Namun, pada hari pertama pelaksanaan, Puskesmas Pulo Gadung sudah melayani 20 orang.
"Program ini sangat penting karena dapat membantu masyarakat dalam deteksi dini penyakit seperti kanker serviks dan diabetes. Kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dan perangkat wilayah untuk memperluas informasi kepada masyarakat," ujar Teguh.
Teguh juga menekankan pentingnya sosialisasi yang lebih luas agar masyarakat semakin sadar akan manfaat dari pemeriksaan kesehatan gratis ini. Pemerintah DKI Jakarta akan terus bekerja sama dengan PKK dan berbagai organisasi kemasyarakatan untuk memastikan informasi ini sampai kepada seluruh warga.
Baca juga : 44 Puskesmas Di Jakarta Sediakan Layanan Periksa Kesehatan Gratis
"Program ini merupakan hadiah dari pemerintah kepada masyarakat. Dengan pemeriksaan kesehatan gratis ini, kita berharap dapat mendeteksi dini penyakit yang mungkin tidak terdeteksi sebelumnya," kata Teguh.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.