Dark/Light Mode

44 Puskesmas Di Jakarta Sediakan Layanan Periksa Kesehatan Gratis

Minggu, 9 Februari 2025 15:21 WIB
Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi meninjau Puskesmas Tanah Abang, Jakarta Pusat, dan Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan pada Minggu (9/2/2025). (Foto: Ist)
Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi meninjau Puskesmas Tanah Abang, Jakarta Pusat, dan Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan pada Minggu (9/2/2025). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 44 puskesmas kecamatan dan 294 puskesmas pembantu di Jakarta bersiap untuk melayani Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi warga yang berulang tahun yang dimulai 10 Februari 2025 besok.

Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengatakan, telah menginstruksikan Dinkes Provinsi DKI Jakarta untuk memaksimalkan potensi yang ada untuk mendukung program PKG. Pemprov DKI Jakarta juga telah mendapatkan pendampingan dari pemerintah pusat (Kementerian Kesehatan RI), sehingga persiapan program PKG bisa dimulai dengan baik.

Baca juga : Perbaiki Sekolah, Sejahterakan Guru

"Dan ini sudah dilaporkan sebenarnya oleh Bu Kadis, juga oleh perangkat wilayah setempat, Insya Allah kita siap. Tapi hari ini saya ingin memastikan lagi, mulai dari nanti penduduk atau masyarakat yang datang ke puskesmas, bagaimana misalnya parkirnya, bagaimana halamannya, kemudian masuk dan diterima oleh petugas registrasi. Kemudian masuk ke kunjungan mandiri untuk mendapatkan tanda, diberi nomor antrean, dan seterusnya," ujar Teguh saat meninjau Puskesmas Tanah Abang, Jakarta Pusat, dan Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2025).

Teguh juga menjelaskan, dalam pelaksanaan program ini, pihaknya memprioritaskan kenyamanan warga. Dengan memastikan kondisi alur pendaftaran mulai dari pemeriksaan loket, proses pemeriksaan, hingga tindak lanjut usai hasil pemeriksaan keluar melalui edukasi langsung kepada warga.

Baca juga : Info BMKG: Cuaca Besok Di Jakarta Diprediksi Akan Diguyur Hujan Ringan

"Kita berharap dari pemeriksaan di puskemas ini akan ada deteksi dini, mungkin terhadap penyakit-penyakit yang diderita oleh masyarakat. Kemudian kita ada juga deteksi dini terkait bagaimana pengobatannya. Dan selanjutnya juga kita pastinya memastikan bagaimana (masyarakat) bisa menjaga kesehatannya sendiri," jelasnya.

Teguh juga mengimbau masyarakat agar mendownload aplikasi Satu Sehat Mobile untuk memudahkan pemeriksaan kesehatan. Dengan melakukan screening mandiri di aplikasi dan mengisi pertanyaan terkait kesehatan masyarakat, dapat membantu petugas puskesmas agar lebih cepat melakukan pelayanan.

Baca juga : HUT Ke-17, DPD Gerindra Banten Sediakan Makan Siang Gratis

"Insya Allah Jakarta siap dengan 44 puskesmas yang ada di tiap kecamatan. Walaupun kita juga nanti pastinya harus siap untuk puskesmas pembantu sebanyak 292. Tapi saat ini masih untuk puskesmas yang 44. Dari sisi jajaran Sumber Daya Manusia (SDM)-nya Insya Allah kita siap, dari sisi sarana prasarana (sarpras) kami ingin memastikan bagaimana juga Jakarta adalah barometer akan dilihat. Dan kita harapkan juga bisa menjadi role model karena puskesmas kita sudah integrasi juga dengan layanan primer," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.