Dark/Light Mode

Wamenag Ajak Masyarakat Ramai-ramai Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

Senin, 10 Februari 2025 14:28 WIB
Wamenag Romo Muhammad Syafii (Foto: Dok. Kemenag)
Wamenag Romo Muhammad Syafii (Foto: Dok. Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengajak seluruh rakyat untuk memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini merupakan realisasi janji Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memberikan layanan kesehatan gratis kepada seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali, dari bayi yang baru lahir hingga lanjut usia. 

"Mari ramai-ramai manfaatkan kesempatan ini, supaya biaya perawatan kesehatan kita menjadi lebih murah. Jangan tunggu sakit dulu baru berobat, karena berobat biasanya mahal," ucap Wamenag, saat menghadiri Peluncuran Cek Kesehatan Gratis, di Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (10/12/2025). 

Dia merasa bergembira bisa hadir sebagai saksi sejarah dari peristiwa ini. "Yaitu dimulainya pelaksanaan janji Presiden Prabowo tentang cek kesehatan gratis untuk seluruh rakyat Indonesia," sambungnya.

Wamenag menyampaikan, seluruh warga negara Indonesia dapat melakukan Cek Kesehatan Gratis ini dengan mengunduh aplikasi Satu Sehat, serta mendaftarkan jadwal pemeriksaan pada hari ulang tahun masing-masing atau maksimal 30 hari setelah tanggal ulang tahun.

Baca juga : 4 Hal Tindak Lanjut Pemeriksaan Kesehatan Gratis Berkala Hari Ini

"Jangan lupa download aplikasi Satu Sehat Mobile dan segera daftarkan jadwal cek kesehatan agar semua sehat dan no one left behind,” pesannya.

Wamenag menjelaskan, dalam pelaksanaannya, program ini menawarkan dua layanan. Pertama, bagi masyarakat yang sehat, akan diberikan panduan pola makan dan gaya hidup sehat. Kedua, bagi yang terindikasi memiliki penyakit, akan diberikan penanganan medis sesuai kebutuhan. 

“Jika masih bisa ditangani di Puskesmas, pelayanan dilakukan di sana. Jika membutuhkan tindakan lebih lanjut, pasien akan dirujuk ke rumah sakit dengan BPJS,” jelasnya.

Dia lalu menjelaskan tiga skema pemeriksaan tahap awal program ini. Pertama, CKG Puskesmas Saat Ulang Tahun (Mulai Februari 2025): Anak usia 0-6 tahun, dan semua yang berusia 18 tahun ke atas. 

Baca juga : 44 Puskesmas Di Jakarta Sediakan Layanan Periksa Kesehatan Gratis

“Pemeriksaan dilakukan di Puskesmas pada hari ulang tahun atau hingga satu bulan setelahnya. Bagi yang berulang tahun antara Januari-Maret 2025, pemeriksaan dapat dilakukan hingga 30 April 2025,” kata Wamenag.

Kedua, CKG Sekolah (Mulai Juli 2025): Anak usia 7-17 tahun, dilaksanakan serentak di sekolah-sekolah pada setiap tahun ajaran baru.

Ketiga, CKG Khusus untuk Ibu Hamil dan Balita: Pemeriksaan rutin bulanan di Posyandu untuk memantau tumbuh kembang, dengan pemeriksaan lebih lengkap di Puskesmas pada tanggal ulang tahun.

Cek Kesehatan Gratis ini, kata Wamenag, merupakan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dengan target penerima manfaat terbesar dalam sejarah sektor kesehatan Indonesia, yaitu 100 persen penduduk Indonesia, atau lebih dari 281 juta orang warga negara. Program ini tidak hanya sebagai bagian dari amanat UUD 1945, tetapi juga realisasi janji kampanye Presiden Prabowo yang disampaikan pada 8 November 2023.

Baca juga : Senin Depan, Kemenkes Mulai Gelar Cek Kesehatan Gratis, Ini Cara Mengaksesnya

Wamenag juga mengimbau seluruh satuan kerja Kementerian Agama, termasuk kepala madrasah, penyuluh agama, dan rektor, untuk menyosialisasikan informasi ini kepada masyarakat. Ia berharap, program ini dapat terus berjalan dan menjadi salah satu wujud nyata perhatian pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.