Sebelumnya
Meski begitu, dia minta warga tidak panik. Cukup mencegah sakit dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
“Mari bersama wujudkan zero death atau 0 kematian dengue 2030 di seluruh dunia, khususnya di Indonesia dengan mengaktifkan gerakan 1 rumah 1 jumantik,” ujarnya.
Untuk cegah komplikasi dan kematian, lanjut dia, dengan melakukan deteksi dini. Dilanjutkan tatalaksana pemberian cairan rehidrasi segera agar tidak syok dan meninggal.
“Jika demam 1x24 jam atau keluhan tidak membaik di rumah, bawa segera ke puskesmas terdekat, periksa darah dan rapid test DBD (NS1) gratis di seluruh puskesmas kecamatan Jakarta,” saran dia.
Baca juga : Juventus Vs Inter Milan, Duo Raksasa Saling Bunuh
Sekretaris Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Justin Adrian Untayana meminta Pemprov DKI Jakarta untuk menggencarjab sosialisasi pencegahan DBD.
“Dinkes harus mempersiapkan masyarakat dengan pengetahuan dan alat yang memadai untuk memberantas sarang beserta nyamuk-nyamuknya,” kata Justin, Jumat (14/2/2025).
Menurut Justin, melonjaknya DBD saat ini mirip dengan kenaikkan kasus DBD pada Januari-Maret 2024.
“Warga Jakarta seperti mengalami serbuan massal dari nyamuk Aedes Aegypti pembawa penyakit DBD,” ujarnya.
Baca juga : Melaju Ke Final BAMTC 2025, Garuda Gilas Gajah Perang
Menurutnya, DBD memang tidak bisa diberantas sepenuhnya. Namun jumlahnya bisa dikurangi dan ancaman-ancamannya dapat diantisipasi.
Justin mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang sudah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3 M Plus
“Tapi Pemprov DKI Jakarta juga harus turun tangan secara langsung dalam membantu masyarakat memberantas DBD,” tegasnya.
Justin menyebut, PSN 3M Plus jadi solusi mengatasi wabah DBD dari hulunya. Yakni, dengan cara memberantas sarang-sarang nyamuk di genangan-genangan air yang ada di beberapa tempat.
Baca juga : Prabowo Bersedia Jadi Capres 2029
“Ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat, sehingga upaya memberantas nyamuk DBD bisa berjalan secara efektif,” pintanya.
Selain melakukan penyuluhan, lanjut dia, Pemprov DKI Jakarta juga perlu menerjunkan peralatan-peralatan yang bisa membantu warga untuk memberantas DBD di lingkungan mereka.
“Alat-alat fogging beserta obat-obatnya perlu didistribusi kepada masyarakat. Dengan itu, warga bisa lebih optimal lagi dalam memerangi DBD di daerahnya masing-masing,” pungkasnya. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.