RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meninjau langsung lokasi pengungsian banjir dan memberikan bantuan bagi mereka yang terdampak di Gelanggang Olahraga (GOR) Otista, Jakarta Timur, Rabu (5/3/2025).
Pantauan Rm.id di lokasi, Pramono tiba di GOR Otista sekitar pukul 17.25 WIB dan disambut hangat oleh pengungsi yang sedang berada di tempat tersebut. Dalam kunjungannya, Pramono menyempatkan diri untuk berbincang dengan para pengungsi, mulai dari anak-anak hingga orang tua yang tinggal di pengungsian.
Ia juga berinteraksi dengan anak-anak di lokasi pengungsian, bertanya kepada mereka apakah ada yang bisa bernyanyi. Tidak hanya itu, Pramono turut membagikan hadiah kepada anak-anak tersebut, serta memberikan kesempatan bagi para pengungsi untuk menyampaikan keluhan mereka langsung kepada pihak pemerintah.
Salah satu pengungsi, Dewi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selama masa pengungsian. Dewi juga menyampaikan kesulitan yang dialami para pengungsi, khususnya terkait dengan alat sekolah anak-anak yang hanyut akibat banjir.
Baca juga : Ratusan Pasukan Biru Bantu Bersihkan Lumpur Genangan di Jaktim
"Kami selama di GOR bersyukur, fasilitas disediakan, makanan ada. Keluh kesah kami kayaknya sama. Besok anak-anak mulai sekolah. Tapi tas, baju, sepatu hanyut. Jadi kami meminta alat-alat sekolah, Pak," ujar Dewi di lokasi pengungsian GOR, Jakarta Timur, Rabu (5/3/2025).
Selain itu, sejumlah pengungsi juga meminta bantuan lain seperti alas tidur dan kebutuhan dasar lainnya. Mendengar keluhan tersebut, Pramono berjanji akan segera memberikan bantuan yang diperlukan.
“Pemerintah Jakarta berusaha semaksimal mungkin meringankan beban bapak, ibu, anak-anak sekalian. Saya sudah meminta aparat untuk memberikan pelayanan terbaik. Apalagi ini bulan puasa, jangan sampai puasanya terganggu,” ucap Pramono saat meninjau langsung lokasi pengungsian banjir di GOR Otista, Jakarta Timur, Rabu (5/3/2025).
Pramono juga mengingatkan para pengungsi untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi pada tanggal 11 hingga 20 Maret mendatang, di mana curah hujan diperkirakan akan tinggi.
Baca juga : DPRD Usul Jakarta Bangun Terowongan Pengendali Banjir Seperti Di Kuala Lumpur
"Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan curah hujan yang tinggi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada," tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Pramono menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan terus berupaya untuk mengatasi dan mencegah terjadinya banjir di masa depan, serta memberikan dukungan penuh kepada pengungsi yang terdampak.
Menurut Plt. Walikota Jakarta Timur Iin Mutmainnah berbagai bantuan telah disiapkan sejak awal, termasuk logistik yang mencakup kebutuhan makan sahur dan buka puasa, pampers, susu, selimut, alas tidur, serta obat-obatan. Tim kesehatan pun disiagakan selama 24 jam untuk memberikan pelayanan kepada pengungsi yang membutuhkan.
"Bantuan yang kami berikan berupa kebutuhan logistik dasar, termasuk makanan, alat kesehatan, dan perlengkapan tidur. Kami juga selalu memastikan pengungsi mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik,” kata Iin Mutmainnah.
Baca juga : AMPI Gercep Beri Bantuan untuk Korban Banjir di Jabodetabek
Pramono Anung juga menyampaikan komitmennya untuk memberikan perhatian lebih terhadap warga yang terdampak, serta memastikan bahwa layanan yang diberikan tidak hanya mencakup kebutuhan fisik, tetapi juga memberikan kenyamanan dan ketenangan selama masa pengungsian.
"Alhamdulillah, dari laporan yang saya terima, pengungsi merasa puas dengan layanan yang diberikan. Bahkan, beberapa dari mereka merasa lebih nyaman berada di sini daripada di rumah mereka yang terdampak banjir," tutup Pramono.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.