Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wagub Rano Tinjau Puluhan Pengungsi Korban Banjir Luapan Kali Ciliwung
Senin, 3 Maret 2025 12:46 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengunjungi lokasi pengungsian korban banjir di SDN Kampung Melayu 01 dan 02, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (3/3/2025) pagi. Banjir yang melanda daerah tersebut disebabkan oleh luapan Sungai Ciliwung setelah hujan lebat mengguyur wilayah hulu di Bogor, Minggu (2/3/2025) malam.
Rano Karno tiba di lokasi pengungsian sekitar pukul 09.55 WIB dengan mengenakan pakaian seragam dinas dan topi hitam. Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Jakarta Timur Iin Mutmainnah dan Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Premi Lasari. Sesampainya di lokasi, Rano langsung menyapa para pengungsi yang tengah berada di ruangan kelas yang difungsikan sebagai tempat pengungsian sementara.
Selain menanyakan keadaan pengungsi, Rano Karno juga menanyakan kepada warga apakah mereka sedang menjalani ibadah puasa.
Baca juga : 38 RT di Jakarta Kebanjiran Dampak Kali Ciliwung Meluap
"Pada puasa nggak? Pada sahur nggak?" tanya Rano kepada para pengungsi, yang kemudian menjawab mereka sedang menjalani ibadah puasa dan sahur.
Namun, dalam kunjungannya, Rano Karno juga menemukan beberapa warga lanjut usia yang sedang dalam kondisi sakit. Ia segera meminta agar warga yang sakit segera mendapat penanganan medis.
"Warga yang sakit segera ditangani, jangan sampai ada yang terlambat mendapat perawatan," ujar Rano saat meninjau lokasi pengungsian korban banjir di SDN Kampung Melayu 01 dan 02, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (3/3/2025).
Baca juga : DPR: Danantara Efisiensikan Pengeluaran Dan Janjikan Keuntungan
Berdasarkan laporan dari Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, hingga pukul 10.00 WIB, Senin (3/2/2025), jumlah RT yang terendam banjir meningkat menjadi 59 RT. Sebelumnya, pada pagi hari tercatat 38 RT yang terendam.
Wilayah yang terdampak paling parah berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, dengan ketinggian genangan air yang bervariasi antara 30 cm hingga 370 cm, terutama disebabkan oleh luapan Sungai Ciliwung.
Beberapa wilayah yang terendam banjir meliputi:
• Jakarta Selatan: Kelurahan Tanjung Barat, Pengadegan, Rawajati, Pejaten Timur, dan Kebon Baru.
• Jakarta Timur: Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Balekambang, Cawang, Cililitan, dan Gedong.
Baca juga : Wagub Rano Ajak Pelaku Tawuran Di Jakarta Latihan Beladiri Dan Ikut Bertanding
Di beberapa wilayah, seperti Kampung Melayu, genangan air masih cukup tinggi, mencapai 180 cm. Meskipun demikian, beberapa wilayah mulai menunjukkan tanda-tanda surut, seperti Kelurahan Srengseng Sawah, Lenteng Agung, dan Kampung Melayu.
BPBD DKI Jakarta bersama dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat terus melakukan upaya penyedotan genangan air dan memperbaiki saluran air yang tersumbat. Selain itu, BPBD juga telah menyiapkan bantuan darurat untuk para pengungsi, berupa makanan siap saji sebanyak 1.000 box.
Bantuan ini langsung diberikan ke lokasi-lokasi pengungsian, termasuk di SDN Kampung Melayu 01 dan 02, serta di tempat pengungsian lainnya yang tersebar di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan BPBD DKI Jakarta mengimbau warga untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan yang bisa terjadi kapan saja, terutama saat hujan deras. Warga yang membutuhkan bantuan atau menghadapi keadaan darurat dapat menghubungi nomor telepon 112, layanan yang tersedia selama 24 jam tanpa biaya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya