Dark/Light Mode

DPRD Usul Jakarta Bangun Terowongan Pengendali Banjir Seperti Di Kuala Lumpur

Rabu, 5 Maret 2025 19:05 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Khoirudin. (Foto: Humas DPRD DKI)
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Khoirudin. (Foto: Humas DPRD DKI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Khoirudin mengusulkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta membangun kanal pengendali banjir serupa dengan yang diterapkan di kota-kota besar dunia. Seperti di Kuala Lumpur, Malaysia, yang menggunakan terowongan khusus untuk memompa air dan membuangnya ke laut. 

Khoirudin menyatakan bahwa kanal pengendali banjir dapat membantu mengatasi masalah tingginya debit air yang sering kali menggenangi permukaan Jakarta, terutama saat musim hujan. 

“Saya berharap ke depan ada kanal pengendali banjir seperti di beberapa kota di dunia. Paling itu bisa lebih membantu dalam menangani debit air yang terlalu banyak di permukaan,” kata Khoirudin di Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jakarta, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (5/3/2025).

Baca juga : Beri Harapan Kesejahteraan, Prabowo Banjir Apresiasi Dari Kalangan Buruh

Selain itu, Khoirudin juga menekankan pentingnya pengerukan sungai dan waduk di Jakarta untuk mengurangi dampak pendangkalan yang mengurangi kapasitas tampung aliran air. Menurutnya, endapan lumpur yang terbawa oleh aliran air dapat menyebabkan sungai dan waduk menjadi dangkal, yang pada gilirannya memperburuk masalah banjir. 

"Saya berharap pengerukan tetap dilakukan secara berkala. Setiap tahun, terutama menjelang musim hujan, kita harus melakukan pengerukan. Endapan itu mengalir bersama air, jadi sangat penting agar aliran air tetap lancar," tambahnya. 

Khoirudin secara khusus menyoroti beberapa sungai dan saluran air yang mengalami pendangkalan, termasuk salah satunya adalah Sodetan Ciliwung. Menurutnya, pengerukan pada saluran-saluran tersebut harus dilakukan sesegera mungkin untuk memperlancar aliran air dan mengurangi risiko banjir. 

Baca juga : Bang Doel Prioritaskan Pengerukan Kali

Terkait anggaran penanganan banjir, Khoirudin menegaskan bahwa DPRD Jakarta akan terus mengawasi pelaksanaan kebijakan ini. Anggaran penanganan banjir yang telah disahkan, menurutnya, harus dipertanggungjawabkan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. 

"Kebijakan penanganan banjir dan anggaran yang sudah kita sahkan harus dipertanggungjawabkan oleh SKPD. Kami akan terus meninjau langsung pelaksanaannya," tegas Khoirudin. 

Dengan adanya kanal pengendali banjir, Khoirudin berharap agar Jakarta dapat menangani debit air yang meningkat, terutama pada musim hujan. Kanal ini akan berfungsi untuk mengalirkan air dari permukaan menuju area yang lebih aman, seperti laut, tanpa menyebabkan banjir di pemukiman atau area vital lainnya. 

Baca juga : Dukung Ketahanan Pangan, Kapolri Resmikan Irigasi Di Kulonprogo

Sementara itu, pengerukan sungai dan waduk menjadi langkah penting lainnya yang diharapkan dapat dilakukan secara rutin. Ini bertujuan untuk menjaga kapasitas tampung sungai agar tetap optimal dalam menampung air hujan, sehingga mengurangi risiko banjir yang dapat terjadi di berbagai wilayah Jakarta.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.