BREAKING NEWS
 

Berhenti Di 15 Titik, Transjabodetabek Rute Blok M-Alam Sutera Dipatok Tempuh Waktu 90 Menit

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Rabu, 16 April 2025 19:23 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menguji coba rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Terminal Blok M, Jakarta Selatan, dengan Alam Sutera, Kota Tangerang, Selasa (15/4/2025) kemarin.

Uji coba ini bertujuan mengevaluasi visibilitas trayek dan potensi penumpang sebelum peluncuran resmi oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Uji coba rute Blok M-Alam Sutera dimulai dari Terminal Blok M dengan rute perjalanan melintasi Jalan Sisingamangaraja, Sudirman, Semanggi, Gatot Subroto, Tol Merak dan berakhir di Alam Sutera.

Untuk waktu tempuh diperkirakan 82 hingga 90 menit, dengan pemberhentian di beberapa titik strategis seperti Halte Transjakarta ASEAN, Masjid Agung, Bundaran Senayan dan Stadion Gelora Bung Karno.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, uji coba ini merupakan bagian dari persiapan peluncuran lima rute baru Transjabodetabek yang dirancang untuk mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dan meningkatkan integrasi transportasi antarwilayah.

“Tiga rute yang telah disetujui oleh Gubernur DKI Jakarta meliputi Binong–Grogol, Alam Sutera–Blok M dan Bekasi–Cawang. Sedangkan Dua rute tambahan dari pusat Kota Tangerang dan Tangerang Selatan masih dalam tahap survei untuk menentukan jalur yang optimal,” ungkap Syafrin, Rabu (16/4/2025).

Syafrin menyampaikan, nantinya terdapat sekitar 17 titik pemberhentian pada rute baru Transjakarta Blok M-Alam Sutera, yang dapat disesuaikan berdasarkan hasil survei dan kebutuhan masyarakat.

“Tarif dan jadwal operasional bus akan ditentukan setelah evaluasi uji coba selesai. Target waktu tempuh maksimal untuk rute ini adalah 1,5 jam,” kata Syafrin.

Ia menjelaskan, peluncuran resmi rute Blok M–Alam Sutera ditargetkan pada akhir April 2025, sejalan dengan kesepakatan antara Gubernur DKI Jakarta dan Gubernur Banten mengenai implementasi layanan integrasi transportasi antarkota.

“Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antara Jakarta dan wilayah penyangga seperti Tangerang dan Bekasi, serta memberikan alternatif transportasi yang efisien bagi masyarakat,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense