Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bikin Laporan Polisi, Pemprov DKI Minta Maling Besi JPO Ditindak Tegas
Rabu, 16 April 2025 19:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dinas Bina Marga DKI Jakarta bakal membuat laporan kepolisian terkait dugaan pencurian material Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang terus berulang di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan, langkah pelaporan ini diambil sebagai bentuk keseriusan dalam menindaklanjuti aksi pencurian yang telah berulang kali terjadi.
“Kita akan koordinasikan ke internal untuk buat laporan. Karena kejadian kehilangan ini sudah beberapa kali terjadi,” ujar Heru Suwondo dalam keterangan resminya, dikutip (16/4/2025).
Baca juga : Tekan Polusi, Pemprov DKI Operasikan 5 Bus Sampah Listrik
Heru menjelaskan, pencurian material JPO di kawasan tersebut bukanlah kejadian pertama. Berdasarkan catatan Dinas Bina Marga, aksi serupa sudah terjadi sebanyak empat kali sejak tahun 2023 hingga saat ini.
“Kejadian kehilangan ini sudah beberapa kali terjadi,” lanjutnya.
Menurutnya, laporan kepada pihak kepolisian juga dimaksudkan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku pencurian. Ia menilai, tindakan tersebut sudah masuk kategori pelanggaran serius karena dapat membahayakan keselamatan publik.
Baca juga : Pemerintah Tak Berikan Ruang Bagi Pelaku Teror
“Upaya pelaporan pencurian material JPO kepada pihak kepolisian ini untuk memberi efek jera pada oknum pelaku pencurian,” tegas Heru.
Ia mengungkapkan, sebagian besar JPO di kawasan Jalan Daan Mogot menggunakan material tulangan baja yang dilapisi plat aluminium pada bagian lantai. Bahan tersebut dinilai memiliki nilai jual yang cukup tinggi, sehingga kerap menjadi sasaran pencurian.
“Aluminium yang digunakan sebagai material plat lantai JPO memiliki nilai jual tinggi, serta proses penjualannya relatif mudah,” jelasnya.
Baca juga : Pemerintah Berhasil Jaga Stabilitas Harga
Aksi pencurian ini tidak hanya menyebabkan kerugian materiil bagi pemerintah, namun juga mengancam keselamatan pejalan kaki yang melintasi JPO. Lantai JPO yang rusak atau bolong akibat dicuri bisa membahayakan masyarakat, terutama pada malam hari atau saat hujan.
Dinas Bina Marga saat ini tengah menyusun langkah-langkah strategis, termasuk peningkatan pengawasan dan pemasangan sistem keamanan tambahan di beberapa titik rawan pencurian. Namun, laporan kepada aparat kepolisian tetap menjadi prioritas utama sebagai tindakan hukum atas insiden ini.
Dinas juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga fasilitas umum dan melaporkan jika melihat tindakan mencurigakan di sekitar JPO.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya