Sebelumnya
Jakarta sejajar dengan kota-kota besar lain seperti Meksiko, Sao Paulo, Miami, London, Berlin, Monako dan Shanghai.
“Itu artinya Formula E menguntungkan untuk Jakarta. Tapi lebih menguntungkan untuk kami, Formula E,” kata Longo.
Longo menjelaskan, jumlah penonton Formula E di Jakarta menempati posisi ketiga terbanyak di dunia. Hal ini membuktikan antusiasme masyarakat Indonesia terhadap ajang ini.
Jakarta E-Prix 2025 menjadi penutup dari kontrak tiga tahun antara FEO dengan PT Jakpro. Kontrak tersebut awalnya mencakup tahun 2022, 2023 dan 2024. Namun, ada penundaan pada 2024 karena Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Penyelenggaraan digeser ke 2025.
Baca juga : Liverpool Vs Tottenham Hotspurs, Misi Mengunci Tahta Juara
Apabila negosiasi terkait biaya berhasil dilakukan, maka kemungkinan besar ajang Formula E akan kembali digelar di Jakarta pada tahun-tahun mendatang. Hal ini juga diamini oleh Longo yang berharap Formula E dapat menjadi bagian tetap dari kalender balap global di Indonesia.
“Saya juga harus mengatakan, Indonesia adalah pasar terbesar untuk Formula E. Semoga kita kembali tahun demi tahun dan selama 10, 15, atau 20 tahun,” harap Longo.
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Muhammad Thamrin mendukung langkah Pemprov melanjutkan penyelenggaraan Jakarta E-Prix.
Menurutnya, ajang balap mobil listrik tersebut, merupakan salah satu cara untuk mendorong Jakarta menjadi kota global.
Baca juga : Tenis Madrid Open 2025, Kostyuk Hantam Raducanu
Thamrin menuturkan, Formula E bagian dari transformasi menuju kendaraan ramah lingkungan. Selain itu, penyelenggaraan ajang ini juga dinilai membawa dampak positif dalam mempromosikan Jakarta, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan UMKM.
“Kami percaya, ajang ini dapat menjadi simbol komitmen Jakarta terhadap pembangunan berkelanjutan dan inovasi di bidang transportasi,” kata Thamrin, Jumat (25/4/2025).
Dia juga menilai, langkah Pramono yang berupaya memangkas commitment fee sebagai upaya menjaga kesinambungan ajang internasional ini, hal yang positif.
Dia juga meminta Pemprov memastikan Jakarta E-Prix memberikan efek ganda bagi perekonomian lokal, agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Baca juga : Sampaikan Hasil Nego Tarif Dengan AS, Airlangga Berseri-seri
“Pemprov juga harus memperhatikan aspek efisiensi dalam pengelolaan anggaran daerah,” tandasnya. [DRS/RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.