RM.id Rakyat Merdeka - Program pelatihan kerja yang akan banyak diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) DKI Jakarta, diharapkan menyesuaikan dengan tuntutan pasar. Salah satunya, siap kerja dengan teknologi.
Saat kampanye Pemilihan Gubernur Jakarta, Pramono Anung berjanji akan menciptakan 500 ribu lapangan pekerjaan baru di Jakarta.
Untuk merealisasikan hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memperbanyak kegiatan job fair dan menggelar pelatihan kerja melalui Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD).
Baca juga : Arsenal Vs PSG, Meriam London Siapkan Perang
Komisi B DPRD DKI Jakarta menyambut baik program pelatihan kerja ini. Namun, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh mendorong agar informasi program pelatihan tenaga kerja ini, disebar secara luas sehingga dapat menyasar semua warga yang belum bekerja.
Nova menilai, pelatihan tenaga kerja belum sepenuhnya menjawab kebutuhan pasar global yang serba berteknologi. Karena itu, ia berharap, pelatihan-pelatihan itu berbasis kompetensi, sehingga dapat menyiapkan tenaga kerja yang siap bekerja dengan teknologi.
Sehingga, tenaga kerja punya daya saing, menguasai keahlian yang dibutuhkan industri dan hak-hak mereka terlindungi atau tidak terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Baca juga : Game 4 Playoff NBA 2024-2025, Lakers Di Ujung Tanduk
Selain itu, Komisi B meminta Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta menambah Mobile Training Unit (MTU). Hal tersebut diperlukan untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas, terutama mereka yang memiliki keterbatasan akses ke pusat-pusat pelatihan.
“Perlu ditingkatkan, bukan hanya kuantitas, tapi kualitas, melalui program pendampingan, akses pembiayaan dan integrasi dengan ekosistem Jakpreneur,” tandas Nova.
Sebelumnya, Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) membuka pendaftaran pelatihan kerja reguler tahap kedua tahun 2025. Seperti yang dilakukan PPKD Jakarta Pusat.
Baca juga : Aurelie Moeremans, Seperti Putri Disney Di Pesta Pernikahan
Kepala PPKD Jakarta Pusat E Suzukiana mengatakan, pelatihan kerja tahap kedua ini, dibuka untuk 18 kejuruan. “Bagi warga Jakarta Pusat yang berminat, dapat mendaftarkan diri melalui link ppkdjakpus.com/pendaftaran,” kata Suzukiana.
Peserta tidak dipungut biaya selama mengikuti pelatihan kerja di Gedung PPKD Jakarta Pusat. Bahkan, lanjutnya, peserta akan mendapatkan seragam, makan siang, snack, asuransi dan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) setelah menyelesaikan pelatihan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.