BREAKING NEWS
 

Pemicu Banjir Di Sejumlah Titik Di Jakbar

Saluran Air Mampet Dan Sungai Dangkal

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Senin, 26 Mei 2025 06:50 WIB
Anak-anak bermain air banjir yang menggenangi, Gang Adam, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (21/5/2025). (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)

 Sebelumnya 
Kevin juga menyoroti, dalam dokumen Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2023-2026, normalisasi kali di Jakarta Barat tidak masuk skala prioritas. Arti­nya, warga Jakarta Barat harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan solusi nyata.

“Penanganan banjir masih tambal sulam dan minim keterli­batan warga. Tidak ada peta jalan yang terbuka untuk publik. War­ga tidak tahu, apakah wilayahnya termasuk zona rawan banjir atau tidak,” ucap Kevin.

Badan Penanggulangan Ben­cana Daerah (BPBD) DKI men­catat, ada enam titik lokasi banjir di Jakarta Barat saat hujan pada Rabu (21/5/2024). Enam titik lokasi banjir itu tersebar di lima kelurahan.

Baca juga : Kelly Tandiono, Cari Miss Indonesia Cantik Dan Inspiratif

Kepala Satgas BPBD Jakarta Barat Vitus Dwi Indarto me­nuturkan, ketinggian genangan antara 10-95 cm. Genangan air tertinggi terjadi di Jalan H. Muhajar, RT 04 dan RT 11/RW 002 Sukabumi Selatan, dengan ketinggian sekitar 95 cm.

Selain itu, lanjut Vitus, genangan juga terjadi di Jalan Daud Raya, RT 08/07 dan Jalan Ha­run Raya, Kelurahan Sukabumi Utara. Ketinggian air sekitar 40 Cm. Di wilayah Kelurahan Kebon Jeruk, genangan terjadi di Jalan Arjuna Selatan, RT 002, RW 12. Ketinggian air sekitar 20-30 Cm.

Di Kelurahan Kemanggisan, genangan setinggi 30-50 cm. Di Kelurahan Duri Kepa, genangan setinggi 10 sampai 50 Cm terjadi di Jalan Patra Raya, RT 003, RT 004/RW 02 dan RT 008/RW 008.

Baca juga : Vanesha Prescilla, Tak Pernah Punya Obsesi Jadi Artis

Untuk mempercepat penyurutan di Jalan Patra Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Suku Dinas (Sudin) Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat mengerahkan pompa mobile dan pompa apung.

Kepala Sudin SDA Jakar­ta Barat Purwanti Suryandari mengatakan, genangan lama surut akibat hujan susulan yang terjadi pada Rabu (21/5/2025), sekitar pukul 17.00 WIB. “Se­hingga, airnya naik lagi. Pompa-pompa tetap beroperasi penuh. Termasuk pompa yang kami tu­runkan ke titik-titik parah,” jelas Purwanti, Kamis (22/5/2025).

Pihaknya juga akan mengevaluasi kinerja dua rumah pompa di Jakarta Barat. “Tapi memang, curah hujannya tinggi. Air dari arah hulu juga ken­cang,” ucap Purwanti.

Baca juga : Beribadah, Dapat Uang Saku Rp 8,6 Juta

Pihaknya juga mempertim­bangkan menambah kapasi­tas pompa untuk menangani genangan yang kerap melanda di wilayah tersebut. “Mungkin kapasitas pompanya kurang,” ucapnya. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense