RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Nottingham melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (4/6/2025).
Penandatanganan Letter of Intent ini menjadi langkah penting untuk mewujudkan visi jangka panjang Jakarta menuju 20 kota terbaik dunia dalam 20 tahun mendatang.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berharap kerja sama di bidang riset dan pengembangan ini membawa manfaat besar bagi Jakarta.
"Mudah-mudahan kerja sama ini, terutama untuk research and development membawa manfaat bagi Jakarta," ujar Pramono dikutip beritajakarta.
Baca juga : Pemerintah Kerek SDM Berdaya Saing Global
Gubernur DKI dari PDI Perjuangan ini mengatakan, melalui LoI ini Jakarta menjadikan London sebagai tolak ukur untuk menjadi kota global, mengingat peringkat Jakarta saat ini yakni 74, sedangkan London berada di nomor 2.
"Mudah-mudahan ini awal yang baik," ucapnya.
Mantan Sekjen PDI Perjuangan ini berharap, kerja sama ini bisa meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Jakarta melalui peningkatan riset dan pengembangan.
Selain itu, Pemprov DKI juga akan memberikan kesempatan bagi generasi muda Jakarta untuk belajar di Universitas Nottingham.
Baca juga : M. Qodari Soal Prabowonomic: Jalan Tengah Menuju Indonesia Maju
"Jadi yang paling utama, Jakarta sebagai kota global memang SDM-nya juga harus diperbaiki," katanya.
Sementara itu, UK PM's Trade Envoy to Indonesia & ASEAN, Naz Shah MP menyambut baik atas kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Universitas Nottingham.
"Kerja sama LoI ini merupakan yang pertama kalinya antara Pemprov DKI Jakarta dengan Universitas Nottingham terkait riset dan pengembangan, di mana kerja sama ini sangat penting bagi pendidikan," ujar Naz Shah.
Selain itu, dia juga menyampaikan kebanggaannya karena London TFL (Transport for London) menjadi inspirasi bagi perkembangan transportasi dan peningkatan konektivitas di Jakarta dan wilayah penyangga.
Baca juga : Resmikan Kantin Sehat, Pramono Sediakan Makanan Sehat Dengan Harga Murah
Untuk diketahui, pengeluaran riset penelitian dan pengembangan (litbang) Jakarta saat ini baru mencapai 0,02 persen dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Jumlah lembaga think tank di Jakarta pun masih terbatas, yakni 37 lembaga dibandingkan dengan London yang memiliki lebih dari 120 Lembaga.
Pemprov DKI Jakarta sendiri telah merencanakan penguatan ekosistem riset dan inovasi secara menyeluruh, termasuk melalui kolaborasi dengan universitas internasional untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Jakarta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.