Dark/Light Mode

Gandeng Kemenkes, U-Bakrie Bahas Peran Mahasiswa Tangani Kesehatan Mental

Jumat, 18 April 2025 19:30 WIB
Para pembicara dan peserta Guest Lecture bertajuk Generasi Sehat, Indonesia Kuat: Potensi Peran Mahasiswa dalam Penguatan Kesehatan Mental Generasi Muda yang digelar Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie di Auditorium Kampus Bakrie Tower, lantai 42 pada Kamis (17/4). (Foto : U-Bakrie)
Para pembicara dan peserta Guest Lecture bertajuk Generasi Sehat, Indonesia Kuat: Potensi Peran Mahasiswa dalam Penguatan Kesehatan Mental Generasi Muda yang digelar Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie di Auditorium Kampus Bakrie Tower, lantai 42 pada Kamis (17/4). (Foto : U-Bakrie)

RM.id  Rakyat Merdeka - Masalah kesehatan mental menjadi hal yang harus mendapat perhatian serius setara dengan kesehatan fisik. Data dari Kemenkes pada 2023 menunjukkan, sebanyak 2,6% populasi berusia di atas 15 tahun mengalami masalah kesehatan mental setiap bulannya.

Hal ini menjadi perhatian Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie yang menggelar Guest Lecture bertajuk "Generasi Sehat, Indonesia Kuat: Potensi Peran Mahasiswa dalam Penguatan Kesehatan Mental Generasi Muda".

Diadakan di Auditorium Kampus Bakrie Tower, lantai 42 pada Kamis (17/4), acara ini, hasil kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI. Acara ini terbuka bagi seluruh civitas akademika Universitas Bakrie serta mitra eksternal, di antaranya Bakrie Center Foundation.

Kuliah umum ini menghadirkan Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes RI, dr. Imran Pambudi, MPHM. 

Baca juga : Sinergi Mahasiswa dan TNI Jaga Stabilitas Kebijakan Pemerintah

dr. Imran menjelaskan survei Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS, 2022), tercatat 35% remaja usia 10–17 tahun mengalami masalah kesehatan jiwa, namun hanya 2,6% yang mengakses layanan konseling profesional.

Dia mengungkapkan pentingnya intervensi kesehatan jiwa mulai dari promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif, dengan melakukan literasi kesehatan jiwa di kalangan mahasiswa.

“Mahasiswa punya peran sebagai agen perubahan dalam mengedukasi lingkungan sekitarnya. Kami berharap mahasiswa bisa terlibat aktif dalam kampanye kesehatan mental dan memberikan dukungan langsung dengan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP),” jelas dr. Imran dalam keterangannya pada media, Jumat (18/4).

Imran juga menjelaskan bahwa masalah kesehatan jiwa dipengaruhi oleh faktor biologis, psikologis, dan sosial yang saling berkaitan.

Baca juga : Relive Wear Siap Pasarkan Pakaian Kesehatan Di Indonesia

Mahasiswa diharapkan mengenali faktor risiko sekaligus memperkuat faktor protektif, seperti relasi yang sehat, lingkungan sosial yang mendukung, serta keterampilan menghadapi stres (coping strategies).

Sementara Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, Suharyanti Ph.D., menyampaikan, kegiatan ini menjadi langkah awal jalinan kerjasama antara Universitas Bakrie dengan Kementerian Kesehatan.

“Harapannya kolaborasi ini tidak berhenti di sini. Ke depannya, kami berusaha memperluas kerja sama, baik dalam bentuk penelitian maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan langsung mahasiswa” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Bakrie, M. Tri Andika Kurniawan, dalam sambutannya menekankan, isu kesehatan mental menjadi perhatian serius Universitas Bakrie dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga : PERHAPI Dorong Pemerintah Tertibkan Tambang Ilegal di Kalimantan Tengah

“Kesehatan mental merupakan isu yang terus berkembang dan jadi perhatian banyak pihak. Untuk itu, Universitas Bakrie secara konsisten menyediakan berbagai fasilitas seperti layanan konseling psikolog serta secara aktif mengadakan kegiatan edukatif, salah satunya melalui kuliah umum seperti ini,”.

Acara ini dipandu oleh Dianingtyas Murtanti Putri, M.Si., dosen sekaligus praktisi di bidang Psikologi Komunikasi. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dari mahasiswa.

Pertanyaan mahasiswa berfokus pada aplikasi strategi kesehatan mental di lingkungan kampus serta peran nyata yang bisa mereka lakukan sehari-hari.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.