Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Erupsi Lewotobi, Pemerintah Siapkan Relokasi Dan Hunian Sementara
Jumat, 21 Maret 2025 20:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah bergerak cepat menangani dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memastikan, pemerintah akan segera membangun hunian sementara bagi para pengungsi. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi musim hujan sekaligus mempersiapkan proses relokasi dan pembangunan hunian tetap.
Hal tersebut disampaikan Pratikno usai memimpin Rapat Tingkat Menteri membahas Percepatan Penanganan Pasca Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan Konflik Sosial di Kab. Flores Timur, di Kantor Kemenko PMK, Kamis (20/11/2024).
Pratikno menerangkan, aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki saat ini masih berlangsung, tetapi tanpa indikasi peningkatan. Berdasarkan keterangan yang didapat dari BNPB, radius daerah berbahaya telah dikurangi, dan layanan pengungsian akan terus diupayakan semaksimal mungkin.
“Jumlah pengungsi terpusat sudah mengalami penurunan, sedangkan yang lebih banyak adalah pengungsi mandiri yang bergabung ke sanak keluarga di sekitar,” jelas Pratikno.
Untuk mengantisipasi musim hujan, Pratikno menyampaikan pemerintah telah memutuskan untuk segera membangun hunian sementara bagi pengungsi. Hunian sementara dibangun bersamaan dengan mempersiapkan proses relokasi dan pembangunan hunian tetap.
“Kami memastikan semua rencana, mulai dari renovasi rumah hingga pembangunan hunian tetap berjalan secara bersamaan, dengan cara itu kita akan bisa memberikan layanan yang baik bagi masyarakat terdampak,” ujar Pratikno.
Baca juga : Dorong Investasi, Pemerintah Siapkan Rp3,85 Triliun untuk Infrastruktur KEK
Mengingat akan adanya proses pemungutan suara dalam Pilkada 2024, Pratikno menjelaskan bahwa proses tersebut akan tetap berlangsung melalui penyediaan TPS Khusus di sekitar pengungsian yang disiapkan oleh KPU.
Lebih lanjut Pratikno turut menerangkan, upaya penanganan konflik sosial yang terjadi di Adonara Barat telah dirumuskan dengan melibatkan semua pihak terkait. Perencanaan pembangunan rumah yang rusak akibat konflik telah disiapkan dengan melibatkan pihak-pihak yang bersengketa.
“Kami sudah merencanakan untuk pembangunan rumah kembali, proses administrasi sedang diupayakan, termasuk membicarakan dengan masyarakat yang bersengketa agar konflik sosial ini tidak terulang kembali,” jelas Pratikno.
Sementara itu, Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen memastikan penanganan korban terdampak erupsi Gunung Lewotobi berjalan sesuai skema dan cepat teratasi berkat perhatian yang diberikan oleh pemerintah pusat.
"Kami merasa sangat diperhatikan pusat, dan dari hasil rapat tadi, kami mendapatkan kepastian bahwa langkah-langkah percepatan penanganan bisa dilakukan dengan baik," kata Antonius, dikutip Jumat (21/3/2025).
Dalam rapat koordinasi yang berlangsung tertutup itu, ia menjelaskan berbagai langkah konkret telah disepakati untuk memastikan percepatan pemulihan, khususnya bagi warga terdampak yang saat ini masih berada di hunian sementara.
Baca juga : Trump Teken Perintah Eksekutif Bubarkan Departemen Pendidikan AS
Pemerintah Kabupaten Flores Timur menilai berbagai persoalan yang masih tertunda telah diidentifikasi dengan baik, dan telah ada komitmen yang jelas untuk menanganinya. Hal ini mencakup baik kebutuhan di hunian sementara (huntara) maupun persiapan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak.
Dia menekankan, salah satu langkah nyata yang paling berarti dan yang telah disepakati adalah segera dimulainya pembangunan hunian tetap (huntap) pertama di lokasi Nobo Leto.
"Kita sudah sepakat dalam rapat tadi bahwa kick-off pembangunan hunian tetap di Nobo Leto akan segera dilakukan. Persoalan akses jalan masuk yang masih menjadi kendala juga sudah mendapat titik terang, dan mudah-mudahan dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat," ungkapnya.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih ada sekitar 4.000 warga mengungsi sejak erupsi pertama pada 4 November 2024 hingga saat ini Maret 2025.
BNPB memastikan 250 keluarga sudah menempati rumah hunian sementara dan 469 keluarga korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, lainnya mengungsi mandiri dengan bantuan dana tunggu hunian dari pemerintah.
Maka dengan langkah ini, Bupati Flores Timur berharap warga yang selama ini menunggu kepastian bisa mulai melihat harapan yang lebih jelas terkait masa depan mereka. "Untuk pembangunan hunian tetap ini adalah awal yang baik bagi masyarakat," ucapnya.
Baca juga : PIEP Berbagi Kebahagiaan Ramadan dengan Sahabat Istimewa Bogor
Adapun Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali meletus dan melontarkan abu vulkanik setinggi delapan kilometer (8.000 meter) ke udara dari puncak sehingga membuat Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status kesiapsiagaan dari level III menjadi level IV (Awas), Kamis (20/3).
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid mengatakan bahwa tinggi kolom abu teramati lebih kurang delapan kilometer di atas puncak atau sekitar 9.584 meter dari permukaan laut saat erupsi yang terjadi pada Kamis malam pukul 22.56 Wita.
Badan Geologi merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki termasuk pengunjung ataupun wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius tujuh kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, dan tidak beraktivitas secara sektoral pada arah barat daya - utara - timur laut gunung api itu sejauh delapan kilometer demi keselamatan bersama.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya