Sebelumnya
Subsidi itu untuk menekan tarif yang seharusnya dibayar masyarakat. selain itu, bertujuan agar masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi publik. “Harga transportasi di Jabodetabek harusnya Rp 15.000. Sedangkan masyarakat hanya membayar Rp 3.500,” ujarnya.
Pram menyebut, sejumlah daerah sekitar Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, hingga Cianjur telah mengajukan permintaan jalur transportasi umum yang lebih banyak, untuk menuju Jakarta dan sebaliknya.
Namun, menurut Pram, Pemprov DKI harus terlebih dahulu melakukan persiapan, agar perluasan layanan ini tidak mengganggu layanan yang sudah ada.
Baca juga : Real Madrid Vs Al Hilal, Debut Alonso-Inzaghi
Bagi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Dwi Rio Sambodo, rencana Pemprov DKI memperluas subsidi transportasi umum Transjabodetabek adalah niat yang bagus. Namun, Rio meminta Pemprov DKI tidak terburu-buru mengeksekusi kebijakan tersebut.
Menurut Rio, Pemprov DKI harus melakukan tiga hal sebelum merealisasikan kebijakan tersebut. Pertama, pemetaan. Hal ini untuk mengetahui seberapa banyak penumpang Transjabodetabek. “Berapa banyak warga Jakarta yang menikmati layanan ini,” kata Rio kepada Rakyat Merdeka, Senin (16/6/2025).
Kedua, lanjut Rio, kajian untuk mengetahui dampak multidimensi, baik dari segi ekonomi maupun penanganan kemacetan. Menurutnya, kalau kebijakan ini menguntungkan, kemacetan berkurang, polusi berkurang, tak masalah memberikan subsidi.Bahkan jika harus menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI.
Baca juga : William Dan SGA Menggila, Thunder Selangkah Lagi Juara NBA
“APBD itu kan digunakan untuk kepentingan daerah, baik warganya maupun wilayahnya. Sama dengan kita melakukan kontrak farming dengan daerah lain,” jelas Rio.
Ketiga, Rio menyarankan kebijakan ini dilakukan secara bertahap. Perlu uji coba dulu untuk melihat dampak dan efektivitasnya. “Ketika ada masalah, lebih mudah ditangani karena masih dalam tahap uji coba,” ujar politisi PDIP ini.
Selain itu, menurut Rio, Pemprov DKI juga bisa membandingkan dengan kota-kota di luar negeri yang melakukan kebijakan seperti ini. “Bagaimana pembiayaan dan pengelolaannya,” ucapnya. [DRS/RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.