RM.id Rakyat Merdeka - Warga Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, mengaku kesulitan untuk mandi karena fasilitas pengolahan air laut menjadi air bersih rusak.
Dalam dialog terbuka bersama masyarakat, Gubernur Pramono menanyakan langsung permasalahan utama yang dihadapi warga. Dari sejumlah tanggapan, persoalan utama yang mencuat adalah kesulitan memperoleh air bersih untuk keperluan mandi.
“Ketika saya bertanya kepada warga apa yang menjadi problem utama, kalau dari berbagai warga yang menyampaikan, yang pertama adalah air untuk mandi,” kata Pramono.
Baca juga : Banyak Makan Ikan, Mata Anak-anak Di Pulau Kelapa Sangat Sehat
Menurutnya, kebutuhan air minum di Pulau Kelapa sudah tertangani dengan baik. Namun, persoalan air bersih untuk mandi masih menjadi pekerjaan rumah.
“Kalau air untuk minum enggak ada masalah karena memang sudah disiapkan secara baik, baik oleh sumber daya air maupun oleh PAMJAYA,” lanjutnya.
Gubernur Pramono menjelaskan, air untuk mandi di Pulau Kelapa berasal dari air laut yang harus melalui proses penyulingan. Sayangnya, fasilitas penyulingan tersebut sedang dalam kondisi rusak dan belum diperbaiki.
Baca juga : Cari Atlet Berkualitas Juara, Pendaftaran Audisi Umum PB Djarum Telah Dibuka!
“Kalau air untuk mandi ini kan harus dari air laut, kemudian harus ada proses dan sebagainya. Nah prosesnya ini sekarang ini sedang mengalami kerusakan dan alat penggantinya belum dilakukan perbaikan,” jelasnya.
Gubernur Pramono meminta Bupati Kepulauan Seribu segera mengusulkan perbaikan fasilitas air bersih kepada Dinas Sumber Daya Air.
“Sebenarnya simple, tetapi kalau tidak ditangani ya enggak akan ada progresnya,” ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.