BREAKING NEWS
 

Groundbreaking Taman Bendera Pusaka, Pramono Targetkan Rampung Desember 2025

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Jumat, 8 Agustus 2025 20:27 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Berita Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri acara groundbreaking pembangunan Taman Bendera Pusaka.

Pramono menegaskan pembangunan Taman Bendera Pusaka bukan sekadar memindahkan pedagang, tetapi untuk kepentingan masyarakat Jakarta.

“Memang saya secara khusus pengen persoalan groundbreaking untuk Taman Bendera Pusaka itu berlangsung dengan baik. Dan saya sudah mendengar semua pedagang yang ada di tempat itu sebenarnya sudah menandatangani untuk bersedia dipindahkan,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Dia menambahkan, langkah ini dilakukan dengan pertimbangan matang.

“Kalau sudah peristiwa seperti ini tidak semata-mata hanya peristiwa memindahkan saja. Tetapi sebagai gubernur saya bertanggung jawab dan pelaksanaan untuk membangun Taman Bendera Pusaka ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat Jakarta,” katanya.

Baca juga : Pemprov DKI Tunda Groundbreaking Taman Bendera Pusaka Kebayoran Baru

Pramono menjelaskan, taman seluas kurang lebih 5,6 hektare itu akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas olahraga.

“Yang dibangun adalah kurang lebih 5,6 hektare dan di sana ada jogging track, nanti ada lapangan bulu tangkis, lapangan tenis, pedal, jogging tracknya kurang lebih 1,2 kilo,” ungkapnya.

Menurutnya, lintasan lari tersebut akan menjadi salah satu yang terbaik di Jakarta.

“Menurut saya akan menjadi jogging track yang bagus karena dipersiapkan memang khusus untuk jogging track,” tambahnya.

Adsense

Selain fasilitas publik, taman ini juga akan difungsikan untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Baca juga : Groundbreaking Proyek Taman Bendera Pusaka Tak Terkendala Relokasi Pasar Barito

“Taman itu akan digunakan untuk mengatur banjir, bahkan untuk pengaturan aipal banjirnya biayanya kurang lebih hampir sama bahkan lebih besar sedikit dibandingkan dengan mengintegrasikan Taman itu,” jelas Pramono.

Dia menegaskan, pengendalian banjir menjadi manfaat utama bagi warga sekitar Blok M dan Taman ASEAN.

“Karena apa? Di tempat itu selalu banjir. Maka dengan demikian apa yang akan menjadi manfaat buat lokasi yang sekarang menjadi lokasinya Taman ASEAN atau Blok M yang pertama adalah penanganan banjir," katanya.

"Dan nanti kami akan membuat sungai yang betul-betul kalau dilihat dari atas, ini saya buka apadanya, sungainya itu bening banget,” tambahnya.

Pramono mengungkapkan, proses dialog dan kesepakatan relokasi pedagang sudah dilakukan lebih dari sebulan lalu.

Baca juga : Pedagang Minta Relokasi Ditunda Setelah Idul Fitri

“Saya sudah menugaskan wali kota Jakarta Selatan, Kepala Dinas UMKM, dan Kepala Dinas Pertamanan, dan mereka sudah berdialog. Jauh-jauh hari ini sudah sebulan lebih mereka juga sudah tanda tangan,” ujarnya.

Pembangunan Taman Bendera Pusaka ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.

“Selesainya akhir Desember,” tegas Pramono.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berharap keberadaan taman ini tidak hanya mempercantik kawasan Kebayoran Baru, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga melalui fasilitas olahraga sekaligus solusi banjir yang berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense