RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengimbau agar pengunjung Jakarta International Stadium (JIS) agar memarkir kendaraan di Ancol, Jakarta Utara, untuk menghindari macet.
Hal tersebut disampaikan Pramono usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN) di Balai Kota Jakarta. Kerja sama strategis ini melibatkan BTN dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola JIS.
“Jadi saya membayangkan kalau ada event-event besar apakah itu pertandingan sepak bola, konser dan sebagainya. Orang tidak lagi parkir semuanya di JIS,” ujar Pramono.
Baca juga : Buka Jakarta Jobfest 2025, Gubernur Pramono: Ada 2.000 Lowongan Kerja Baru
Dia menambahkan, kawasan Ancol memiliki kapasitas besar dan dapat dimanfaatkan sebagai area parkir alternatif bagi pengunjung JIS.
“Karena di fasilitasi Ancol kan besar banget. Dan kalau itu bisa dilakukan maka akan ada shuttle bus atau apapun membuat orang masuknya lewat Ancol,” jelasnya.
Menurut Pramono, penggunaan Ancol sebagai titik akses akan memudahkan mobilitas masyarakat yang ingin menonton pertunjukan atau pertandingan di JIS.
Baca juga : Upacara HUT RI di Istana, Prabowo Bacakan Langsung Teks Proklamasi
“Karena paling gampang kan lewat Ancol. Parkirnya di Ancol, apakah jalan kaki, apakah kemudian naik shuttle bus, nonton di JIS,” kata dia.
Pramono meyakini, pola ini akan menciptakan pengalaman yang lebih nyaman bagi pengunjung, sekaligus menjaga ketertiban di kawasan JIS.
“Dengan demikian maka JIS-nya menjadi lebih rapi, orang akan lebih gampang dan tidak lagi ada komplain ketika nonton seperti Bruno Mars, Maroon 5, Dewa dan sebagainya,” tambah Pramono.
Baca juga : Benahi Taman Margasatwa Ragunan, Pramono Ingin Bikin Pengunjung Nyaman Dan Aman
MoU yang ditandatangani hari ini juga menjadi tonggak penting kerja sama strategis antara BTN dan Jakpro, terutama dalam pengelolaan JIS serta pengembangan infrastruktur pendukungnya.
“Sehingga dengan demikian itulah strategic partner itu diadakan,” tutup Pramono.
Seperti diketahui, MoU dengan Jakpro difokuskan pada pengembangan kawasan terpadu yang diharapkan mampu menciptakan multiplier effectekonomi dan memperkuat posisi JIS sebagai destinasi berskala nasional maupun internasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.