RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani mengungkapkan, ada tujuh halte BRT Transjakarta yang jadi sasaran pembakaran oknum tak bertanggung jawab dalam aksi unjuk rasa hingga Sabtu (30/8/2025) pagi.
Tujuh halte itu antara lain Halte Polda Metro Jaya, Senen Sentral, Senen Toyota Rangga, Gerbang Pemuda, Senayan Bank DKI, Bundaran Senayan, dan Pemuda Pramuka.
Baca juga : Laskar Merah Putih Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Dampak Demonstrasi
"Dua halte kembali dibakar, yakni Bundaran Senayan dan Pemuda Pramuka. Jadi total ada tujuh halte yang dibakar," ujar Ayu dalam keterangan tertulisnya.
Menanggapi kondisi ini, jajaran direksi dan manajemen Transjakarta memantau situasi lapangan dari command center kantor pusat.
Baca juga : RI-Australia Komit Jaga Stabilitas & Cegah Konflik
Langkah itu untuk memastikan keputusan layanan dan operasional bisa cepat diambil, mengingat kondisi di lapangan sangat dinamis.
"Hingga pagi ini, seluruh layanan Transjakarta belum bisa beroperasi melayani pelanggan karena situasi belum kondusif. Informasi terbaru layanan akan terus diperbarui lewat aplikasi TJ dan media sosial resmi," jelas Ayu.
Baca juga : Dana Transfer Daerah Dan Stabilitas Politik
Ia pun mengajak masyarakat menjaga fasilitas publik agar tetap bisa digunakan bersama.
"Transjakarta berterima kasih atas dukungan semua pihak,"tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.