Dark/Light Mode

Laskar Merah Putih Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Dampak Demonstrasi

Sabtu, 30 Agustus 2025 11:25 WIB
Ketua Umum LMP Asyad Cannu (Foto: Istimewa)
Ketua Umum LMP Asyad Cannu (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gelombang demonstrasi di Jakarta dan beberapa kota berlangsung cukup menegangkan, sampai tadi malam. Diawali pada Senin (25/8/2025), saat mahasiswa mengepung Gedung DPR. Kemudian dilanjut dengan demo buruh dan mahasiswa di Gedung DPR pada Kamis (28/8/2025), dan masih berlangsung hingga tadi malam.

Menanggapi perkembangan situasi, Laskar Merah Putih (LMP) melalui pernyataan, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi. Ketua Umum LMP Asyad Cannu mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap tenang, tidak terhasut provokasi, serta tidak mau diadu domba dengan aparat keamanan.

Baca juga : BNPT Ajak Masyarakat NTT Perkuat Komunikasi dan Deteksi Dini Radikalisme

"Aparat kepolisian, termasuk Brimob, adalah garda terdepan yang menjaga stabilitas bangsa,” ucapnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (30/8/2025).

LMP menekankan, masyarakat memiliki hak konstitusional dalam menyampaikan pendapat. Namun, aksi yang dilakukan akan kehilangan makna jika dimanfaatkan pihak-pihak tertentu demi kepentingan tersembunyi.

Baca juga : Ingatkan Tuntutan Awal, Ketum IMM: Masyarakat Jangan Dibenturkan dengan Aparat

"Insiden ini menjadi pengingat penting bahwa ruang demokrasi sering kali dijadikan celah bagi provokator," ucapnya.

Untuk itu, dia mengimbau massa aksi dengan tiga hal. Pertama, tetap fokus pada substansi aspirasi, bukan pada provokasi. Kedua, menjaga kondusivitas bersama aparat keamanan. Ketiga, menolak ajakan kelompok yang mencoba menunggangi aksi dengan agenda tersembunyi.

Baca juga : KH Anwar Iskandar Serukan Masyarakat Tetap Tenang Di Tengah Maraknya Aksi Demo

"Rangkaian aksi 25 dan 28 Agustus 2025 memperlihatkan betapa pentingnya kewaspadaan bersama agar kebebasan berpendapat tidak dicederai provokasi. Dengan kedewasaan politik masyarakat dan kesigapan aparat, insiden yang dapat mencoreng wajah demokrasi bangsa diharapkan dapat dicegah di masa depan," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.