BREAKING NEWS
 

Transjakarta Tetap Prioritaskan Layanan Publik di Tengah Demo & Kerusakan Halte

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 5 September 2025 20:25 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah kerusuhan yang terjadi saat aksi demonstrasi beberapa waktu lalu, PT Transjakarta tetap menunjukkan komitmen tinggi terhadap keberlanjutan layanan publik.

Meskipun sejumlah halte mengalami kerusakan, operasional dan penanganan krisis tetap berjalan secara terstruktur dan responsif.

Ketua Serikat Pekerja Reklame Jakarta (SPRJ) Didi O Affandi menyampaikan pandangannya terkait polemik kegiatan manajemen Transjakarta yang berlangsung di Bali pada waktu yang hampir bersamaan.

Ia menilai, kegiatan tersebut merupakan bagian dari evaluasi kinerja tahunan dan perencanaan strategis, bukan bentuk kelalaian atau pembiaran terhadap situasi di Jakarta.

"Kegiatan review rutin seperti Strategic Review Meeting (SRM) sudah menjadi agenda tahunan. Tahun lalu dilakukan di Bandung, dan tahun ini dipilih di Bali dengan alasan efisiensi logistik serta kesiapan akses transportasi jika dibutuhkan kondisi darurat,” ujar Didi.

Baca juga : 22 Halte Transjakarta Rusak, Pram Targetkan Rampung 9 September

Didi juga menambahkan, program semacam ini umum dilakukan oleh berbagai perusahaan sebagai bentuk upaya peningkatan kinerja dan pengembangan sumber daya manusia.

Ia mengapresiasi langkah Transjakarta yang tetap menjaga stabilitas layanan, meskipun sebagian pimpinan berada di luar kota dalam rangka kegiatan internal perusahaan.

Menurut penjelasan resmi dari PT Transjakarta, seluruh kegiatan di Bali sudah dirancang jauh hari sebelumnya. Perjalanan dilakukan dalam beberapa batch dengan skema mitigasi yang fleksibel.

Saat situasi di Jakarta mulai memanas, sejumlah direksi langsung kembali ke ibu kota untuk memimpin koordinasi tanggap darurat. Berikut rangkuman langkah strategis yang dilakukan oleh Transjakarta:

Adsense

- Kegiatan SRM dilaksanakan pada Jumat, 29 Agustus, dihadiri jajaran direksi dan kepala divisi untuk menyusun evaluasi dan strategi hingga akhir tahun.

Baca juga : Transjakarta Dan MRT Gratis Selama Sepekan, Imbas Kerusuhan Demo 29 Agustus 2025

- Saat kondisi keamanan di Jakarta memburuk, batch pemberangkatan ke Bali dihentikan dan direksi yang sudah berada di Bali segera kembali ke Jakarta.

- Koordinasi darurat dilakukan Jumat malam, disusul pembentukan Crisis Center pada Sabtu pagi.

- Operasional layanan AMARI dihentikan untuk keselamatan penumpang, dan fokus diarahkan pada pemulihan halte yang terdampak.

- Mulai Minggu, seluruh jajaran operasional melakukan evaluasi intensif setiap hari guna memastikan seluruh rute dan halte kembali berfungsi secara optimal pada Senin.

-Sampai dengan 7 September ditetapkan periode crisis, setiap pagi dilakukan daily meeting untuk memastikan semua halte beroperasi fungsional pada 8 September.

Baca juga : Stafsus Wapres Luruskan Hoax Gibran Main Padel Di Tengah Demo Besar Jakarta

Selain itu, terkait dengan isu pemberian reward atau apresiasi, Didi menegaskan bahwa insentif semacam itu bukan sesuatu yang luar biasa.

Ia menyebut bahwa biro reklame yang menyewa ruang iklan di halte dan bus Transjakarta juga mendapatkan penghargaan ketika berhasil melampaui target.

“Reward merupakan bagian dari strategi manajemen SDM. Tujuannya bukan sekadar penghargaan, tapi dorongan untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan,” tambahnya.

Langkah-langkah cepat dan terkoordinasi yang diambil PT Transjakarta menunjukkan bahwa perusahaan tetap menjaga fokus utama pada pelayanan publik, bahkan di tengah situasi yang tidak terduga.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense